Harimau Remaja Mangsa Ayam dan Kucing Warga Desa Benteng Hulu Siak

  • Senin, 09 Februari 2026 - 20:45 WIB

KLIKMX.COM, SIAK - Fenomena kemunculan harimau yang mendekati permukiman warga kembali terjadi. Setelah sebelumnya di Pelalawan, satwa yang biasa disebut si belang itu kini terpantau berada di lingkungan RT 14/RW 14 Desa Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak.

Pasca kemunculan harimau tersebut, Nanang, salah seorang warga setempat, kepada petugas Resort Siak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengaku mendapati dua ekor ayam dan satu ekor anak kucing miliknya hilang.

Honda Februari 2026

“Menurut laporan awal yang kami terima, kemunculan harimau tersebut terjadi pada Jumat (6/2) malam sekitar pukul 22.00 WIB,” ujar Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono, Senin (9/2/2026).


Esoknya, pada Sabtu (7/2/2026) tim Resort Siak BBKSDA Riau langsung turun ke lokasi untuk melakukan mitigasi konflik satwa liar.

Saat berada di lokasi, tim mitigasi memperoleh informasi dari warga bernama Nurisam. Ia menyebut harimau tersebut muncul di sekitar kandang kambing miliknya sekitar pukul 22.00 WIB.

“Kepada tim mitigasi saksi (Nurisam, red) mengatakan curiga melihat sosok bayangan mencurigakan saat menyalakan lampu kandang kambing,” kata Supartono.


Merasa takut, Nurisam kemudian memanggil Yuda, anaknya. Setelah sang anak datang, bayangan tersebut terlihat menjauh dan masuk ke semak belukar ke arah utara.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata benar di sekitar kandang kambing miliknya Nurisam, ditemukan banyak jejak harimau.

Untuk memperkuat temuan, tim mitigasi meminta rekaman kamera CCTV milik Dewi yang berada beberapa meter ke arah timur laut dari kandang kambing. Dalam rekaman itu, terlihat seekor harimau melintas sekitar pukul 21.30 WIB dan bergerak ke arah barat laut, menuju kawasan perkebunan PT Eks Darpari.

“Berdasarkan penilaian tim mitigasi terhadap rekaman CCTV tersebut, harimau yang terekam diperkirakan merupakan harimau remaja menuju dewasa dengan ukuran tubuh tanggung,” jelas Supartono.

Informasi lainnya yang diperoleh tim mitigasi dari seorang pengendara mobil yang kebetulan melintas dari arah Buton menuju Pekanbaru, menyebutkan sempat melihat harimau menyeberang jalan di sekitar SPBU ke arah timur.

Sementara itu, Nanang, warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi awal kemunculan, mengaku sekitar pukul 22.30 WIB mendapati dua ekor ayam dan satu ekor anak kucingnya telah hilang.

Keesokan harinya, Nanang mendapati di sekitar rumahnya dan menemukan jejak kaki harimau serta bulu ayam yang berserakan.

“Pada malam itu, warga bernama Nanang yang tinggal tak jauh dari lokasi mengaku mendengar suara gaduh hewan ternak dari arah hutan, disertai suara kucing seperti diterkam,” ungkap Supartono.

Berdasarkan hasil identifikasi tim BBKSDA Riau di sekitar kediaman Nanang, ditemukan bulu ayam berserakan serta jejak kaki harimau berukuran sekitar 12 sentimeter.

“Untuk memperluas jangkauan pemantauan, tim di lapangan juga menambah jumlah kamera jebak (camera trap) yang sebelumnya telah dipasang pada 7 Februari 2026. Selain itu, tim juga memantau keberadaan harimau di sekitar lokasi yang dilaporkan menggunakan drone,” ujar Supartono.

Sebagai bagian dari proses mitigasi, Supartono juga mengimbau warga agar segera melapor jika kembali menjumpai keberadaan harimau ke Balai Besar KSDA Riau melalui nomor 0813-7474-2981.

“Upaya preventif yang kami lakukan yakni mengimbau warga setempat untuk menghindari aktivitas sendirian pada jam aktif satwa, memasukkan ternak ke dalam kandang, serta menutup sekeliling kandang dengan terpal atau seng guna membatasi pandangan satwa,” pungkasnya.(***) 



Baca Juga