Launching Penggunaan Tanjak dan Selempang, Kapolres Rohil: Simbol Kehormatan
- Jumat, 20 Februari 2026 - 14:52 WIB
- Redaktur : Armazi Yendra
KLIKMX.COM, ROHIL - Kapolres Rokan Hilir (Rohil) AKBP Isa Imam Syahroni SIK MH melaunching penggunaan tanjak dan selempang bagi personel Polres Rohil, Jumat (20/2/2026).
Personel dan pegawai negeri sipil Polres diminta menjalankan program yang dicanangkan Kapolda Riau Irjen Dr Herry Heryawan SIK MH MHum tersebut.
Launching yang dikemas dalam apel pagi itu dihadiri Sekretaris LAMR Rohil Datuk Bachtiar SH. Wakapolres Rohil Kompol Rikky Operiadi SSos SIK MIK, para Kabag, Kasat, Kapolsek dan perwira Polres Rohil.
Juga hadir pengurus LAMR Rohil Datuk Murni SPd, yang dilaksanakan di lapangan Mapolres Rohil, Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rohil.
Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni menyampaikan kepada semua personel Polres Rohil bahwa tanjak bukan sekedar kain penutup kepala. Melainkan simbol marwah, martabat dan kehormatan. Penggunaan tanjak berfokus pada menjaga kehormatan dan jati diri serta bentuk penghormatan terhadap warisan melalui adab yang benar.
"Saya tekankan kembali kepada personel untuk penggunaan tanjak harus sesuai dengan ketentuan adat (lipatan dan jenisnya, red) serta sesuaikan dengan tempat dan suasananya agar tidak terkesan meremehkan nilai filosofis yang terkandung di dalamnya. Penghormatan kepada leluhur mengenakan tanjak adalah bentuk pelestarian warisan budaya yang sarat sejarah,'' kata AKBP Isa.
Dengan memakainya, lanjut Kapolres, harus menghormati nilai-nilai keperwiraan dan kebijaksanaan yang diwariskan oleh para pendahulu. Penting untuk mengenalkan tanjak kepada generasi mendatang agar mereka bangga dengan budaya sendiri dan tidak mudah tergerus oleh pengaruh budaya luar yang bertolak belakang dengan nilai-nilai kearifan lokal.
''Bertanjaklah dengan bangga, namun tetap santun dan beradab. Karena di atas kepala Anda terletak kehormatan sebuah bangsa," pesan Kapolres.
Penggunaan tanjak dan selempang bukan sekadar pelengkap atribut seragam. Namun memiliki makna yang mendalam sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya Melayu yang menjadi identitas daerah di Kabupaten Rohil.
''Tanjak merupakan simbol kehormatan, kewibawaan, dan jati diri masyarakat Melayu. Sedangkan selempang bagi Polwan mencerminkan keanggunan, ketegasan, serta peran strategis perempuan dalam institusi Polri,'' kata AKBP Isa lagi.
"Sebagai insan Bhayangkara yang bertugas di wilayah yang kental dengan adat dan budaya Melayu, sudah selayaknya kita menunjukkan kecintaan serta kepedulian terhadap kearifan lokal," tambah Kapolres mengakhiri. ***
