Hadiri Mandi Belimau Besamo di Pinang Sebatang, Dewan Jufrizal: Upacara Adat Sambut Ramadan

  • Rabu, 18 Februari 2026 - 19:02 WIB

KLIKMX.COM, TUALANG - Tradisi mandi Belimau di Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, harus tetap dilestarikan. Karena mandi belimau besamo merupakan upacara adat yang dilakukan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan tahun 2026.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Siak Jufrizal SAP, saat menghadiri mandi belimau di Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, kepada Klikmx.com, Rabu (18/2/2026).

Honda Februari 2026

Politisi Partai Nasdem ini mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana dan Penghulu Kampung Pinang Sebatang yang telah menjaga tradisi mandi belimau tetap terlaksana dengan baik.


''Kalau lah dilihat dari histori, Kampung Pinang Sebatang tetap menjaga tradisi  mandi balimau besamo. Tradisi ini dilaksanakan sebelum datangnya bulan suci Ramadan,'' kata Jufrizal.

Istilah mandi belimau kasai, katanya, diambil dari kata balimau artinya mandi menggunakan limau dan kasai artinya membersihkan diri. Jadi upacara mandi balimau kasai ini bertujuan untuk membersihkan diri untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

''Tradisi ini harus tetap dilestarikan, selain sangat meriah, tradisi ini sebagai ajang silahturahmi tempat berkumpul sesama dan saling memaafkan satu sama lain,'' ujar Jufrizal yang merupakan Putra Asli Kampung Pinang Sebatang itu.


Tradisi ini, lanjutnya, dilaksanakan untuk memperkuat solidaritas sosial sebelum memasuki bulan Ramadan. Kebersamaan yang terjalin diharapkan menjadi bekal dalam menjalani puasa dengan penuh keikhlasan dan kekhusyukan nanti.

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Siak Hj Noni Paningsih SH Msi juga mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana yang telah menjaga tradisi mandi belimau besamo tersebut.
 
Tradisi mandi belimau besamo identik dengan air limau dicampur dengan wangi wangian alami dari tumbuhan. Secara simbolis, mandi belimau dimaknai sebagai bentuk penyucian diri, baik secara lahir maupun batin.

"Air limau dipercaya memberikan kesegaran dan keharuman, yang melambangkan kebersihan hati serta kesiapan spiritual dalam memasuki bulan suci Ramadan,'' ucap Hj Noni.

Pemerintah Kabupaten Siak mengucapkan minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin kepada masyarakat Kampung Pinang Sebatang dan masyarakat Siak.
"Mari sucikan hati dan saling memaafkan untuk menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini," ujarnya 

Penghulu Kampung Pinang Sebatang Sabarrudin SHut mengatakan, tradisi mandi belimau besamo dilaksanakan untuk menyambut bulan suci Ramadan.
"Tradisi ini rutin dilakukan untuk menyambut bulan suci Ramadan. Marhaban ya Ramadan, selama datang bulan Ramadan. Mari kita saling memaafkan," pungkasnya.

Hadir dalam mandi belimau besamo tersebut, di antaranya Camat Tualang Mursal SSos, Kapolsek Tualang Kompol Teguh Wiyono SH MH, Danramil Tualang, Kapos AL, Kapos Airud dan Ketua Bapekam Pinang Sebatang, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Tokoh Agama Kampung Pinang Sebatang. ***



Baca Juga