Lagu “Datang dan Pergi” Warnai Farewell Wakapolda Riau, Suasana Haru Iringi Pejabat Lama
- Rabu, 14 Januari 2026 - 14:28 WIB
- Reporter : Hendra Nainggolan
- Redaktur : Armazi Yendra
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Prosesi perpisahan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau dan sejumlah pejabat lama berlangsung penuh haru, pada Rabu (14/1/2026). Alunan lagu ''Datang dan Pergi'' mewarnai farewell dan mengiringi langkah Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo SH MHan dari Mapolda Riau.
Sebelum rangkaian farewell, kegiatan diawali dengan penanaman bibit pohon di lahan antara Masjid Al Azim dan Gedung Tahti Mapolda Riau. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda Riau Irjen Dr Herry Heryawan SIK MH MHum bersama jajaran, sebagai simbol komitmen pelestarian lingkungan sekaligus penanda pergantian estafet kepemimpinan.
Usai penanaman pohon, Kapolda Riau melakukan pengalungan bunga kepada Wakapolda yang akan bertugas di tempat baru.
Brigjen Jossy kemudian melangkah melewati barisan pedang pora perwira muda di depan Gedung Tahti Mapolda Riau. Rombongan berjalan menuju gerbang keluar utama, sembari menyalami satu per satu personel yang berbaris rapi.
Suasana kekeluargaan begitu terasa. Sejumlah personel tampak meneteskan air mata saat melepas Brigjen Jossy, sosok yang dikenal tegas dan dekat dengan anggota.
Bahkan menjelang menaiki kendaraan taktis Brimob, Brigjen Jossy sempat digendong oleh personel sebagai bentuk penghormatan dan rasa kebersamaan. Dengan suasana mengharukan mengiringi pejabat lama tersebut.
Sebelumnya, jabatan Wakapolda Riau resmi berganti dari Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo kepada Brigjen Pol Dr Hengki Haryadi. Sertijab digelar di Mapolda Riau dan dipimpin langsung Kapolda Riau Irjen Dr Herry Heryawan.
Prosesi ditandai dengan pemindahan tanda pangkat Wakapolda serta penandatanganan berita acara oleh kedua perwira tinggi Polri tersebut.
Kapolda Riau menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang lazim dalam tubuh Polri sebagai bagian dari pembinaan karier dan kebutuhan organisasi.
“Pada hari ini kita melaksanakan serah terima jabatan dari Brigjen Jossy kepada Brigjen Hengki. Pak Jossy mendapatkan promosi sebagai Wakapolda Kalimantan Timur. Ini sebuah kehormatan, apalagi Kaltim merupakan wilayah strategis dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara,” ujar Irjen Herry Heryawan.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Brigjen Jossy selama bertugas di Riau. Menurut Kapolda, Brigjen Jossy memiliki kontribusi besar dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, serta dikenal luas sebagai tokoh pemberantasan Penambangan Emas Tanpa Izin (Peti), khususnya di Kabupaten Kuantan Singingi.
“Beliau sangat dikenal sebagai figur tegas dalam pemberantasan Peti. Terima kasih atas pengabdian dan kerja keras Pak Wakapolda dalam mengawal kamtibmas di Riau,” pungkasnya.
Sementara itu, Brigjen Pol Dr Hengki Haryadi yang kini menjabat Wakapolda Riau dikenal sebagai perwira tinggi dengan rekam jejak panjang di bidang reserse. Lulusan Akpol 1996 kelahiran Palembang, 16 Oktober 1974 ini lekat dengan prinsip tegas, “Negara Tidak Boleh Kalah oleh Premanisme”.
Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, mulai dari Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kapolres Metro Jakarta Pusat, hingga Dirreskrimum Polda Metro Jaya.
Di Ibu Kota, Hengki tercatat menangani berbagai kasus besar, termasuk pemberantasan premanisme, pengungkapan mafia tanah yang melibatkan oknum BPN, hingga penindakan tokoh kriminal ternama.
Ia juga pernah memimpin penangkapan pimpinan Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Hasan Baraja. Sebelum dipercaya sebagai Wakapolda Riau, Brigjen Hengki menjabat Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.
Dengan latar belakang tersebut, kehadirannya diharapkan mampu memperkuat upaya Polda Riau dalam menjaga keamanan, memberantas premanisme, serta menegakkan hukum secara tegas dan berkeadilan. ***
