Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api Karhutla 25 Hektare di Rupat
- Senin, 16 Februari 2026 - 00:49 WIB
- Redaktur : Armazi Yendra
Kapolsek Rupat AKP Faisal SH bersama personel gabungan berjibaku memadamkan api karhutla.
KLIKMX.COM, BENGKALIS - Sempat sejenak berhasil meluluhkan api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), namun karena struktur tanah didominasi gambut disertai pula cuaca panas titik api kembali muncul.
Akibatnya, personel tim gabungan kembali berjibaku memadamkan api karhutla seluas lebih kurang 25 hektare yang terjadi di wilayah Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
Hingga hari kedelapan penanganan, tim gabungan masih melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik terdampak.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MH dikonfirmasi Klikmx.com melalui Kapolsek Rupat AKP Faisal SH, menyampaikan kegiatan pemadaman dilakukan sejak Ahad (15/2/2026) pagi di Jalan Parit Jawa, Dusun Sungai Mesim II, yang mencakup wilayah Desa Sukarjo Mesim, Desa Kebumen, dan Desa Sri Tanjung.
“Kegiatan pemadaman dan pendinginan masih terus dilakukan untuk memastikan api tidak kembali meluas. Penyebab kebakaran serta pemilik lahan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar Faisal.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, area yang terbakar didominasi semak belukar, kebun kelapa sawit, serta sebagian kawasan hutan dengan pohon mahang. Kondisi tanah gambut, cuaca panas, serta arah angin yang kerap berubah menjadi kendala utama dalam proses pemadaman.
“Tim gabungan saat proses pemadaman dan pendinginan menghadapi keterbatasan sumber air di lokasi. Air untuk pemadaman sementara hanya tersedia dari kanal perusahaan yang berjarak cukup jauh dari titik kebakaran, sehingga memperlambat proses pendinginan,” ungkap AKP Faisal, kemarin.
Selain itu, asap tebal dan hembusan angin kencang yang berubah arah turut menyulitkan tim di lapangan serta berpotensi membahayakan keselamatan personel.
Proses penanganan karhutla, ujar AKP Faisal, melibatkan tim gabungan yang terdiri dari personel kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, Satuan Polisi Pamong Praja, Regu Pemadam Kebakaran perusahaan, serta Masyarakat Peduli Api dari sejumlah desa.
Tim menggunakan berbagai peralatan, di antaranya mesin pemadam, selang air, dan satu unit alat berat untuk membuat sekat api, embung, serta memperlebar kanal guna mencegah penyebaran kebakaran.
Berdasarkan pemantauan titik panas melalui aplikasi pemantauan kebakaran lahan, sebelumnya terdapat lima titik api dalam satu hamparan wilayah. Saat ini, dengan berjibaku sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan dan tersisa satu titik yang masih dalam proses pendinginan.
Upaya Lokalisir Api
Kapolsek Rupat menegaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk melokalisir sebaran api agar tidak meluas ke wilayah lain. Pemantauan di lokasi juga terus dilakukan guna mencegah kebakaran susulan.
“Sampai saat ini sebagian besar area sudah berhasil dipadamkan, namun masih terdapat titik yang mengeluarkan asap. Tim tetap siaga melakukan pendinginan,” pungkas mantan Kapolsek Bengkalis ini.
Dalam peristiwa tersebut tidak adanya mengalami korban jiwa. Polisi memastikan situasi di lokasi kebakaran tetap aman dan terkendali, sementara proses penyelidikan terkait penyebab kebakaran masih berlangsung oleh Satreskrim Polres Bengkalis. ***
