Polres Pelalawan Investigasi Tragedi Truk Terjun ke Sungai
- Selasa, 25 Februari 2025 - 13:08 WIB
- Reporter : M Said
- Redaktur : Yendra
Naas sebanyak 15 orang ditemukan meninggal dan 17 orang dinyatakan selamat yang merupakan 10 anak-anak dan dewasa 6 oran di antaranya Triyanto Hia (4), Cie EI (3), Mie Putri Cahaya Lase (4), Maranatha Zendrato (33) selaku sopir, Solina Waruwu (30), Yarman Hulu (3), Aferius Hia (35), Yusnidar Zendrato (38), Yasani Zebua (32), Setia Murni Wati Laia (32), Noel (4), Ciras Natalia (6), Wildan Zebua (4), Apmel (4) dan, Arman Mandrofa (7).
Para korban ditemukan setelah tim gabungan dari Polairud Polres Pelalawan, Basarnas, Polda Riau, BPBD Riau, BPBD Pelalawan, Polsek Langgam dan pihak PT Nusa Wana Raya (NWR) serta warga setempat melakukan pencarian hingga Senin (24/2/2025) lalu.
"Kami dari Polres Pelalawan ikut berduka dan kejadian ini cukup untuk pertama dan terkahir kalinya di Kabupaten Pelalawan kecelakaan menelan banyak korban. Setelah dilakukan pencarian selama 3 hari para korban yang hilang sudah di temukan dengan total 15 orang meninggal dunia," tutur Kapolres Pelalawan.
Lanjut AKBP Afrizal Asri SIK, para korban yang ditemukan sudah meninggal, setelah dilakukan visum dan jenazah korban sudah teridentifikasi sudah diserahkan kepada pihak keluarga.
Selain itu kata Kapolres, untuk barang bukti yang diamankan Polres Pelalawan atas peristiwa ini adalah 1 unit truk Colt Diesel BM 8699, yang merupakan kendaraan milik PT ERB selaku subkon dari PT NWR, yang digunakan untuk membawa pekerja pembibitan.
"Apabila nanti pada dalam investigasi dan penyelidikan ditemukan adanya kelalaian ataupun perbuatan yang melanggar hukum. Tentunya akan dilakukan proses penegakan hukum lebih lanjut. Tindakan yang sudah dilakukan adalah olah TKP dan meminta beberapa keterangan saksi," tegas Kapolres.
Kemudian lanjut AKBP Afrizal, apabila nantinya setelah dirasa cukup alat bukti dan keterangan saksi, akan dilakukan gelar perkara. Sehingga dapat memastikan kronologi kejadian kecelakaan tunggal yang menewaskan penumpang sebanyak 15 orang.
"Sesuai perintah dari pak Kapolda Riau, bahwa kejadian seperti ini tidak boleh terulang kembali. Begitu juga truk-truk pengangkut karyawan sudah tidak dibolehkan lagi membawa karyawan. Perintah dari Kapolda Riau sudah jelas, jika masih ada truk yang digunakan untuk membawa karya pergi kerja, lakukan penindakan tegas," ulasnya.
"Terkait ini, kita tidak boleh main-main, ini menyangkut keselamatan dan nyawa orang. Saya minta ini adalah kejadian yang pertama dan terakhir di Kabupaten Pelalawan, kecelakaan yang menewaskan banyak orang dan tidak menggunakan kendaraan yang layak untuk penumpang," pungkas Kapolres.
Sementara dalam konferensi pers, Asisten I Sekdakab Pelalawan, Zulkifli SAg, MSi, Ketua DPRD Pelalawan, H Syafrizal SE, Ketua Basnas Budi Cahyadi, SSos, MM, perwakilan dari Brimoda Riau, Dit Polairud Polda Riau dan Dit Kes Polda Riau.(***)
- 1
- 2
