BKSDA Riau Ucapkan Belasungkawa dan Imbau Warga Tanam Tanaman yang Tak Disukai Gajah

Setelah Tiga Hari Dirawat di RSUD AA, Bocah 8 Tahun yang Alami Serangan Gajah Akhirnya Meninggal

  • Sabtu, 01 November 2025 - 11:07 WIB

KLIKMX.COM, PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengucapkan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Ezra Citra Junaina Purba, Sabtu (1/11/2025). 

Sebelumnya pasca kejadian mengalami 
serangan gajah liar di Kelurahan Rantau Panjang, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, Kamis (30/10/2025) dini hari, bocah perempuan berusia delapan tahun itu dibawa ke RSUD Arifin Achmad (AA) Pekanbaru. Namun setelah menjalani perawatan selama tiga hari, anak malang itu akhirnya meninggal dunia.

Honda Februari 2026

Kepala BBKSDA Riau, Supartono, mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas insiden tragis tersebut.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kami keluarga besar BBKSDA Riau turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya ananda Citra. Kami sangat berduka dengan kejadian ini,” ujar Supartono di Pekanbaru, Sabtu (1/11/2025).


Mencegah peristiwa serupa terjadi, Supartono mengimbau kepada masyarakat yang berada di jalur lintasan gajah selalu waspada dan hati-hati, agar menanam tanaman-tanaman yang tidak disukai gajah.

“Tanaman yang tidak disukai gajah seperti di antaranya tanaman jeruk, serai wangi, jahe, dan cabe,'' ungkap Supartono.

Namun, apabila masyarakat di sekitar jalur lintas melihat ada kelompok gajah diimbau untuk dapat segera melaporkannya. “Jika ada kelompok gajah segera melapor ke BBKSDA ataupun aparat terkait,” pesan Supartono.


Sebelumnya, setelah menerima laporan tentang kemunculan kawanan gajah liar di sekitar permukiman warga, BBKSDA Riau langsung menurunkan tim mitigasi konflik satwa liar ke lokasi kejadian. 

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, insiden terjadi di Jalan Ikan Arwana RT 02, RW 02, wilayah yang selama tiga tahun terakhir tercatat sebagai jalur jelajah kelompok gajah dari Petapahan dan Tahura Minas.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB saat ayah korban, Sardo Purba, mendengar suara gaduh di depan rumah.

Saat membuka pintu, ia mendapati seekor gajah berdiri tepat di depan rumahnya. Dalam kepanikan, keluarga mencoba menyelamatkan diri melalui pintu belakang, namun di sisi lain rumah juga terdapat gajah lain.

“Saksi menyebutkan, saat itu Citra terjatuh dan terinjak gajah hingga mengalami luka parah,” jelas Supartono.

Tim BBKSDA yang tiba di lokasi menemukan jejak empat ekor gajah di sekitar rumah korban satu di depan, dua di samping, dan satu di belakang rumah. 
Kawanan tersebut juga terlihat memakan tanaman jagung milik warga. 

Dari pemantauan terakhir, gajah-gajah itu telah bergerak menjauh ke arah Taman Hutan Raya (Tahura) Minas, berjarak sekitar 500 - 700 meter dari lokasi kejadian. Sebagai langkah pencegahan, BBKSDA Riau menyiagakan tim di lapangan dan mengimbau warga agar tidak beraktivitas terlalu dekat dengan jalur lintasan gajah. 

“Kami imbau warga tetap tenang, waspada, dan tidak melakukan tindakan agresif terhadap satwa liar. Keselamatan manusia dan kelestarian gajah sama-sama harus dijaga,” pungkas Supartono. ***

 



Baca Juga

--ads--