Limbah Septic Tank Dikeluhkan Warga, DLHK Rekomendasikan Ini ke Lapas Pekanbaru
- Rabu, 01 April 2026 - 14:10 WIB
- Reporter : Hendra Bakti
- Redaktur : Armazi Yendra
DLHK Pekanbaru bersama Lapas Pekanbaru melakukan peninjauan bersama untuk mengatasi permasalah keluhan warga soal saptic tank, Rabu (1/4/2026).
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Menindaklanjuti keluhan warga sekitar terkait bau tidak sedap yang bersumber dari pengelolaan limbah septic tank, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru melakukan peninjauan langsung ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Rabu (1/4/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan sistem pengelolaan limbah di lingkungan lapas berjalan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ini juga melibatkan koordinasi lintas instansi, termasuk Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau.
Dalam peninjauan itu, tim DLHK disambut Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran. Mereka kemudian meninjau sejumlah titik, mulai dari instalasi sanitasi hingga sistem pengolahan limbah.
Berdasarkan hasil evaluasi awal, DLHK menemukan perlunya peningkatan kapasitas penampungan limbah. Untuk itu, DLHK merekomendasikan pembangunan bak penampungan limbah akhir yang disesuaikan dengan jumlah penghuni lapas saat ini.
Rekomendasi tersebut dinilai penting guna mengantisipasi penumpukan limbah yang berpotensi menimbulkan bau tidak sedap, sekaligus memastikan pengelolaan limbah berjalan lebih optimal.
Selain pembangunan bak limbah, DLHK juga menekankan pentingnya pembenahan sistem pengelolaan limbah secara menyeluruh, termasuk pemeliharaan rutin dan pengawasan berkala terhadap instalasi yang ada.
Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah cepat sejak munculnya aduan masyarakat, di antaranya dengan melakukan pengecekan internal dan menggunakan jasa sedot septic tank.
“Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam merespons keluhan masyarakat secara cepat dan bertanggung jawab. Kami juga siap menindaklanjuti rekomendasi DLHK,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Riau, Maizar, menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menyelesaikan persoalan tersebut secara komprehensif dan berkelanjutan.
Ia menyebut koordinasi antara DLHK, pihak lapas, dan instansi terkait menjadi kunci agar solusi yang dihasilkan tepat sasaran serta memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
DLHK menambahkan, hasil peninjauan ini akan menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi teknis lanjutan sekaligus pengawasan ke depan.
“Upaya yang dilakukan ini diharapkan mampu mengatasi persoalan bau tidak sedap secara menyeluruh serta menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat di sekitar Lapas Pekanbaru,” pungkas Maizar. ***
