Sedang Mandi di Sungai Kuantan, Bocah Perempuan Diserang Buaya
- Kamis, 15 Januari 2026 - 00:02 WIB
- Reporter : Riawan Syahputra
- Redaktur : Andra
Korban saat mendapat perawatan tim medis.
KLIKMX.COM, TELUKKUANTAN - Masyarakat Kecamatan Hulu Kuantan kembali dihebohkan dengan adanya salah seorang warga yang diserang buaya di Sungai Kuantan. Kali ini menimpa seorang bocah perempuan warga Desa Koto Kombu bernama Safira Nabila (6).
Saat itu, Safira Nabila yang merupakan murid SDN 004 Koto Kombu yang duduk dibangku kelas 1 tersebut mandi bersama orang tuanya di Tepian Rona, Desa Koto Kombu, Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Tidak berselang beberapa menit di dalam air, Safira Nabila berteriak sambil berlari ke darat. Mendengar teriakan Safira, orang tuanya bernama Siti Jalila yang tidak jauh dari dirinya langsung memegang tangan anaknya dan menarik ke darat.
Menurut penuturan Siti Jalila kepada wartawan di klinik Azzam Medika Desa Lubuk Ambacang, menyebutkan bahwa anaknya sempat menyebut ada hewan seperti batu besar menggigit.
"Iya. Ini jelas buaya. Karena selama ini, di daerah itu masyarakat sering melihat buaya di permukaan air. Bahkan buaya yang sering dilihat masyarakat tersebut berukuran besar. Tadi, saya tidak melihat buayanya. Anak saya digigit saat di dalam air yang ukuranya hanya setinggi pinggang orang dewasa," kata Siti, Rabu (14/1/2026) sore kemarin.
Siti juga menyebutkan, saat sampai di darat, ia melihat banyak darah di kedua paha Safira Nabila. Lalu dengan bantuan beberapa warga, Safira Nabila dilarikan ke Klinik Azzam Medika Desa Lubuk Ambacang untuk mendapatkan perawatan.
"Tepian sungai kuantan ini memang menjadi tempat sehari-hari kami mandi. Kami tidak punya kamar mandi di rumah," kata Siti.
Pimpinan Klinik Azzam Medika, dr Cindy Claudia mengatakan bahwa kondisi Safira Nabila masih terbilang baik. Safira Nabila termasuk anak yang kuat.
"Dari 7 luka robek yang dialami pasien, 3 luka cukup besar. Sehingga harus dijahit. Tadi ada sekitar 10 jahitan. Rata-rata lukanya di bagian lutut hingga paha atas," kata Cindy.
Sebelumnya, tidak jauh dari lokasi saat ini, salah seorang bocah asal Desa Lubuk Ambacang bernama Bunga Mafasya Azhara (5) juga pernah diserang buaya. Bunga diserang buaya di Desa Lubuk Ambacang yang hanya berseberangan dengan Desa Koto Kombu.
Salah seorang warga Koto Kombu, Rabdes Kurniawan menceritakan, sebelum kejadian ini, pada bulan November 2025 juga pernah terjadi penyerang oleh buaya kepada manusia.
"Iya. Lokasinya berdekatan. Kalau yang dulu itu hanya berjarak 200 meter dari kejadian tadi. Pemerintah Desa Koto Kombu meminta kepada warganya untuk tetap waspada apabila mandi di sungai kuantan," kata Rabdes Kurniawan yang juga merupakan perangkat desa itu. ***
