Sebut Laka Tunggal, Kasat Lantas Tak Tahu Kondisi Awal Mayat
- Rabu, 03 Juni 2026 - 21:05 WIB
- Reporter : Riawan Syaputra
- Redaktur : Yendra
Kondisi mayat korban dengan celana melorot hingga ke lutut, kini disebut sebagai korban laka tunggal..
KLIKMX.COM, TELUKKUANTAN - Satuan Lalu Lintas Polres Kuantan Singingi (Kuansing) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan mayat seorang laki-laki yang meninggal dunia di pinggir Jalan Lintas Lubuk Jambi–Pucuk Rantau, tepatnya di daerah Sungai Jernih, Desa Muara Petai, Kecamatan Pucuk Rantau, Selasa (2/6/2026).
Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H,. S.I.K,. M.H, melalui Kasat Lantas Polres Kuansing, AKP Siswoyo, S.H., mengatakan, olah TKP dilakukan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Kuansing yang dipimpin Kanit Gakkum IPDA Yocky Sumbari bersama personel setelah menerima informasi adanya penemuan mayat di lokasi tersebut.
Korban diketahui bernama SML (24), warga Desa Lubuk Ramo, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi.
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan yang diperoleh di lapangan, korban diduga meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas tunggal saat mengendarai sepeda motor Suzuki FU tanpa nomor polisi.
Juga berdasarkan olah TKP korban mengendarai sepeda motor dari arah Pucuk Rantau menuju Lubuk Jambi. Saat melintasi tikungan ke kiri, kendaraan diduga melebar ke kanan jalan hingga kehilangan kendali dan terjatuh ke bahu jalan sebelah kanan arah Lubuk Jambi.
Akibat kejadian tersebut, korban meninggal dunia di lokasi, sementara sepeda motor yang dikendarainya mengalami kerusakan.
Di lokasi petugas tidak menemukan pecahan kendaraan lain selain bagian dari sepeda motor korban yang menandakan adanya benturan dengan kendaraan lain. Selain itu, ditemukan goresan di pinggir jalan yang diduga berasal dari kendaraan korban saat terjatuh.
Posisi korban dan kendaraan yang berada di bahu jalan sebelah kanan juga menguatkan dugaan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal.
Polisi juga belum menemukan saksi yang mengetahui secara langsung terjadinya kecelakaan maupun adanya indikasi tabrakan dengan kendaraan lain.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, ruas jalan tersebut kerap dijadikan lokasi balap liar oleh sejumlah anak muda. Dugaan sementara, korban melaju dengan kecepatan tinggi sehingga saat memasuki tikungan ke kiri, kendaraan bergerak lurus dan akhirnya terjatuh.
Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh Pekanbaru MX dilapangan, dan banyaknya foto mayat korban yang sudah banyak beredar di sosial media, keadaan korban saat itu, tertelungkup, tidak memakai baju, dan celana melorot hingga ke lutut korban, hingga celana dalam korban jelas terlihat, dan tubuh terlihat banyak luka.
Dan ketika Pekanbaru MX menanyakan kepada Kasat Lantas Polres Kuantan Singingi, AKP Sismoyo, apakah korban kecelakaan lalu lintas tunggal, bisa dalam keadaan celana melorot seperti korban saat ditemukan pertama kali, AKP Sismoyo mengaku tidak mengetahui keadaan korban saat pertama kali ditemukan.
Sebab, menurut AKP Sismoyo, yang melakukan penyelidikan awal dan mengevakuasi mayar korban, adalah pihak Polsek Kuantan Mudik, sedangkan mereka hanya melakukan penyelidikan terkait laka.
"Kita tidak tahu bagaimana kondisi pertama mayat korban, itu yang mengevakuasi Polsek Kuantan Mudik. Kita hanya melakukan penyelidikan terkait kecelakaan lalu lintasnya!" pungkas AKP Sismoyo.(***)

