Hari Keenam Karhutla di Rupat, 15 Hektare Lahan Terbakar Berhasil Dipadamkan
- Sabtu, 14 Februari 2026 - 00:52 WIB
- Reporter : Hendra Bakti
- Redaktur : Armazi Yendra
Kapolsek Rupat AKP Faisal SH, turun langsung melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran lahan gambut.
KLIKMX.COM, BENGKALIS - Tim gabungan melanjutkan upaya pemadaman dan pendinginan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) hari keenam di Jalan Parit Jawa, Dusun Sungai Mesim 2, Desa Sukarjo Mesim, Desa Kebumen, dan Desa Sri Tanjung, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Jumat (13/2/2026).
Kebakaran yang melanda lahan gambut tersebut menghanguskan sekitar 15 hektare area semak belukar dan kebun sawit.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MH dikonfirmasi Klikmx.com melalui Kapolsek Rupat AKP Faisal SH, mengatakan, tim gabungan telah melakukan berbagai langkah penanganan, mulai dari pengecekan lokasi, pendinginan, pendataan saksi hingga pembuatan sekat api guna mencegah kebakaran meluas.
“Lokasi lahan terbakar sudah berhasil dipadamkan, namun lahan masih mengeluarkan asap sehingga proses pendinginan terus dilakukan,” ujar AKP Faisal, kemarin.
Pemadaman gabungan ini melibatkan personel gabungan dari Polsek Rupat, Polsek Rupat Utara, TNI, BPBD Kecamatan Rupat, Manggala Agni, Regu Pemadam Kebakaran (RPK) perusahaan, Satpol PP, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) dari sejumlah desa dan pemilik kebun setempat.
Saat proses pemadaman hingga pendinginan, tim gabungan menghadapi sejumlah kendala di lapangan, di antaranya cuaca panas, angin kencang yang kerap berubah arah, serta keterbatasan sumber air.
“Sumber air utama untuk pemadaman sementara hanya tersedia dari kanal milik perusahaan yang berjarak cukup jauh dari lokasi kebakaran,” ungkap AKP Faisal.
Untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah penyebaran api, tim di lapangan juga menurunkan alat berat untuk membuat sekat api, embung, dan memperlebar kanal.
“Hingga saat ini, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” ungkap AKP Faisal.
Artinya, jelas AKP Faisal, puluhan titik hotspot atau titik api yang sebelumnya terdeteksi di kawasan tersebut, saat ini hanya tersisa satu titik dengan kategori sedang yang masih dalam proses pendinginan. Selain itu, tim gabungan hingga kini masih bersiaga di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam.
“Langkah selanjutnya kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan pemadaman dan pemantauan lanjutan, guna mencegah kebakaran kembali terjadi,” pungkas mantan Kapolsek Bengkalis itu. ***
