- Beranda
- Hukum & Kriminal
- Razia Narkoba di Panger Pekanbaru, Dua Pria Positif Sabu dan Gubuk Dihancurkan
Razia Narkoba di Panger Pekanbaru, Dua Pria Positif Sabu dan Gubuk Dihancurkan
- Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:06 WIB
- Reporter : Bakti
- Redaktur : Armazi Yendra
Polisi menghancurkan gubuk yang diduga dijadikan tempat mengonsumsi narkotika.
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Kawasan Pangeran Hidayat, Pekanbaru, kembali menjadi sasaran razia narkoba. Dalam operasi gabungan pada Rabu (21/10/2026), aparat menemukan gubuk yang diduga digunakan untuk transaksi sabu serta mengamankan dua pria yang positif mengonsumsi narkotika.
Penindakan dilakukan tim gabungan yang dipimpin Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Riau, Kompol Bagus Faria.
Personel menyisir sejumlah lokasi yang dicurigai menjadi tempat penyalahgunaan narkoba, termasuk Gang Assalam, Gang Abadi, dan Gang Ubudiyah.
Di Gang Assalam, petugas menemukan bangunan sederhana yang oleh masyarakat setempat disebut kereng. Gubuk itu diduga menjadi tempat transaksi sekaligus konsumsi narkotika sehingga petugas mengambil tindakan dengan menghancurkannya.
Penyisiran berlanjut ke Gang Ubudiyah. Di sebuah rumah, petugas mendapati dua pria yang diduga sedang menggunakan sabu. Keduanya kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan.
Dalam operasi tersebut, aparat turut mengamankan plastik klip, bong atau alat isap sabu, senjata tajam, serta satu paket yang diduga berisi sisa sabu bekas pakai.
Kompol Bagus Faria mengatakan, operasi tersebut melibatkan Ditresnarkoba Polda Riau, Biddokkes Polda Riau, Brimob, Tim Raga, BNNP Riau, TNI, Polresta Pekanbaru, dan Satpol PP.
“Pada hari ini tim gabungan Polda Riau bersama TNI, BNN, dan Polresta Pekanbaru melaksanakan razia di tempat yang sudah dikenal sebagai sarang narkoba, yakni di seputaran Pangeran Hidayat,” ujarnya.
Hasil tes urine menunjukkan kedua pria yang diamankan positif metamfetamina. Kendati demikian, aparat masih mendalami asal narkotika yang mereka gunakan untuk mengetahui kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Bagus menyebutkan, pemeriksaan lanjutan akan dilakukan sebelum keduanya diajukan kepada Tim Asesmen Terpadu. Langkah itu diperlukan untuk menentukan penanganan berdasarkan hasil pemeriksaan dan asesmen.
“Setelah ini kita lakukan pemeriksaan untuk mengetahui dari mana mereka mendapatkan narkoba. Kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Terhadap dua orang ini, setelah pemeriksaan akan kita ajukan ke Tim Asesmen Terpadu untuk dinilai apakah termasuk pengguna atau tidak,” katanya.
Razia ini menjadi bagian dari upaya aparat gabungan memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika di kawasan Pangeran Hidayat.
Selain mengamankan orang yang diduga terlibat, petugas menertibkan bangunan yang dicurigai digunakan untuk aktivitas narkoba.
Bagus berharap penindakan berkelanjutan dapat menekan aktivitas narkotika sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi. ***

