- Beranda
- Hukum & Kriminal
- Polres Pelalawan Ringkus Dua Perampok Sadis Kabur ke Banten, Kaki Didor-Penadah Diamankan
Polres Pelalawan Ringkus Dua Perampok Sadis Kabur ke Banten, Kaki Didor-Penadah Diamankan
- Kamis, 11 Juni 2026 - 16:25 WIB
- Reporter : Mohammad Said
- Redaktur : Yendra
KLIKMX.COM, PELALAWAN - Tim Gabungan Satreskrim dan Satintelkam Polres Pelalawan berhasil mengungkap pelaku kasus perampokan abang adik di perkebunan sawit Desa Pangkalan Panduk, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.
Alhasil, dua pelaku perampok sadis yang kabur ke Kampung Kalapacagak, Desa Teluklada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, diringkus tim gabungan tersebut pada pada Ahad (7/6/2026).
Diduga melakukan perlawanan dan berupaya kabur dari buruan polisi, kaki kedua pelaku yakni BG alias Ompong (34) warga asal Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan AS alias Ali (36) warga Desa Petodaan Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan didor.
Sedangkan dua orang penadah sepeda motor hasil rampokan, KA (30) dan SB (26) ditangkap di daerah Kamuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa (9/6/2026) lalu.
"Pengungkapan ini berkat kerja sama tim gabungan yang telah berhasil menangkap dua pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) menyebabkan satu korban meninggal dunia. Serta mengamankan dua penadahnya," ujar Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Bayu Ramadhan Effendi STK SIK MH, dan kasi Humas AKP Thomas Bernandes Siahaan SSos, dalam konferensi pers, Kamis (11/6/2026) sore di aula Mapolres Pelalawan, Pangkalan Kerinci.
Dijelaskan Kapolres Pelalawan, bahwa kasus curas alias perampokan ini terjadi pada Jumat (29/6/2026) lalu yang mengakibatkan Jopan Setia Hulu (20) tewas dibantai pelaku dengan luka robek di kepala dan adiknya Zelpi Hulu (15) mengalami luka lebam di leher dan kedua tangan diikat, serta sepeda motor Honda Revo warna merah raib dibawa kabur.
Kemudian memerintahkan Kasat Reskrim bersama Polsek Kerumutan untuk turun melakukan penyelidikan, hingga berhasil mengendus ciri-ciri pelaku yang kabur ke Jalan Lintas Sumatra arah Pulau Jawa.
Berkat keterangan saksi dan petunjuk dari kamerah CCTV, pelaku yang kabur dengan sepeda motor korban berhasil dilacak. Setelah terdeteksi keberadaanya di daerah Provinsi Banten.
"Selama delapan hari kasus perampokan disertai pembunuhan ini berhasil diungkap. Tapi saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti berusaha kabur, hingga diberi tembakan peringatan tetapi tak diindahkan. Maka tim gabungan dan tim Raga melumpuhkan kedua pelaku di kedua kakinya," ungkap Kasat Reskrim.
Karena kondisi kedua kaki kawanan perampok sadis itu tertembak langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Setelah berhasil proyektil dikeluarkan dan kedua kaki dibalut perban, kondisi mulai sehat kembali digiring ke Mapolres Pelalawan untuk menjalani pemeriksaan.
"Motifnya ekonomi, di mana otak pelakunya melakukan perampokan adalah tersangka Ompong yang terdesak butuh uang. Jadi membawa rekannya Ali untuk merampok pengendara motor di perkebunan sawit. Tapi korban melawan dipukul berulang kali mengunakan kayu panjang hingga meninggal dunia," tutur AKBP John.
Untuk proses hukum selanjutnya, kedua pelaku utama perampokan disertai pembunuhan dan dua penadah telah diamankan guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
"Kami mengimbau untuk masyarakat Pelalawan, mari sama-sama menjaga kondisi tetap aman dan jangan percaya berita hoak yang meresahkan. Bagi pelaku akan kami ditindak tegas, yang coba main-main di wilayah Polres Pelalawan," pungkas Kapolres Pelalawan. ***
