Semua Kecamatan di Pekanbaru Tidak Lagi Zona Merah



KLIKMX.COM, PEKANBARU - Penurunan penyebaran Covid-19 terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Kota Pekanbaru, Riau. Terbukti dengan turunnya status PPKM dari level 4 menjadi level 3. Penyekatan pun relatif dilonggarkan, meski pengawasan protokol kesehatan tetap ketat.

Berdasarkan data per tanggal 12 September 2021 dari Tim Satgas Penanganan Covid-19, untuk tingkat kecamatan,  seluruh kecamatan di Kota Pekanbaru saat ini sudah keluar dari zona merah. Sedangkan tingkat kelurahan masih terdapat sejumlah kelurahan berada di zona merah. 

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Arnaldo Eka Putra kepada awak media, Selasa (14/9/2021).


"Dari 15 kecamatan, terdapat 9 kecamatan zona orange dan 6 kecamatan zona kuning," ungkap Arnaldo Eka Putra.

Rinciannya, kecamatan yang berada di zona orange atau zona penularan Covid-19 sedang adalah , Kecamatan Bina Widya, Bukit Raya, Lima Puluh dan Marpoyan Damai. Kemudian Kecamatan Payung Sekaki, Rumbai Timur, Sail, Sukajadi dan Tenayan Raya.

Untuk kategori zona penularan rendah adalah  Kecamatan Kulim, Pekanbaru Kota, Rumbai, Rumbai Barat, Senapelan dan Tuah Madani.

Disampaikan Plt Kadiskes, Satgas juga mencatat bahwa di tingkat kelurahan masih terdapat 19 wilayah yang terdata berada di zona merah penyebaran Covid-19. Kelurahan tersebut yakni, Tangkerang Labuai, Labuhbaru Timur, Tangkerang Barat, Sidomulyo Timur dan Rejo Sari, Tangkerang Utara, Tangkerang Timur, Simpang Tiga, Tuah Karya, Pematang Kapau, Tampan, Umban Sari, Delima. Sukamaju, Tangkerang Tengah, Simpang Baru, Limbungan Baru, Sialang Sakti, Sidomulyo Barat. 

Sebelumnya sebaran wabah Covid-19 terus meningkat di Kota Pekanbaru terutama pada Juli lalu. Dari data Dinas Kesehatan, saat itu terdapat sebanyak 65 kelurahan yang berstatus zona merah dengan tingkat resiko penularan tinggi.

Sebarannya kemudian terus berkurang.  Dari data Dinas Kesehatan pada awal September, hanya tinggal 4 kecamatan lagi yang masuk zona merah dengan tingkat resiko penularan tinggi. Sepekan sebelumnya atau akhir Agustus masih terdapat 9 kecamatan zona merah.

Perkembangan penanganan Covid-19 di Kota Pekanbaru mengalami kemajuan, terutama setelah kebijakan PPKM, vaksinasi massal yang gencar dilakukan serta pengawasan protokol kesehatan di berbagai lokasi umum. 

Pemerintah Kota Pekanbaru sudah melakukan berbagai cara untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Di antaranya, melakukan sosialisasi kepada seluruh warga Kota Pekanbaru agar disiplin menerapkan protokol kesehatan yakni menggunakan masker, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. Termasuk melakukan razia prokes, membatasi jam malam bagi pelaku usaha supaya tidak menjadi tempat nongkrong dan menggalakan pemberian vaksin.

Dalam pemberian vaksin ini, Pemko Pekanbaru melakukan terobosan baru untuk memutus mata rantai Covid-19, yakni dengan menyulap lima unit bus trans metro Pekanbaru menjadi bus vaksin keliling. Kamis, 27 Mei 2021, bus ini diluncurkan oleh Walikota Pekanbaru, Firdaus, dan langsung beroperasi mengunjungi warga, khususnya yang berada di kelurahan dan kecamatan zona merah.***

Baca Juga