Waspada! Aksi Pencurian Knalpot Mobil Marak di Pangkalan Kerinci

  • Senin, 27 Oktober 2025 - 09:21 WIB

KLIKMX.COM, PELALAWAN - Waspada!. Aksi pencurian knalpot mobil marak terjadi di kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Pasalnya, dalam sepekan sudah lima mobil jadi korban.

Adapun di antaranya, knalpot mobil ambulans milik Rumah Relawan Dhuafa (RRD) Pelalawan, dan mobil pikap warga Pasar Baru Pangkalan Kerinci.

Honda Februari 2026

Kemudian mobil pikap milik toko Bening Kaca, dan dua unit mobil di Jalan Lintas Timur, dekat Sate Bundo Kanduang, yang knalpotnya raib dicuri maling.


Aksi pencurian itu sempat terlihat dalam rekaman kamera CCTV yang beredar. Di mana pelaku lebih dari satu orang mengunakan mobil dan beraksi pada malam hari saat situasi lagi sepi.

Dalam melancarkan aksinya dengan cepat masuk ke dalam bawah kolong mobil, untuk membuka knalpot. Setelah berhasil, para pelaku langsung kabur mengunakan mobil.

Salah satu korban pencurian knalpot mobil, Dedi Azwandi yang juga Ketua Yayasan Rumah Relawan Dhuafa, mengungkapkan kekecewaannya terhadap maraknya aksi pencurian knalpot mobil tersebut.


“Kami sangat berharap pihak kepolisian, khususnya Polsek Pangkalan Kerinci, segera menindak dan menangkap para pelaku. Ini sudah sangat merugikan masyarakat. Bayangkan, ambulans yang seharusnya membantu orang sakit, sekarang tidak bisa digunakan,” ujar Ketua RRD, Dedi kepada Klikmx.com, Senin (27/10/2025).

Atas kerasahan itu, membuat warga mendesak polisi untuk segera menangkap para pelaku pencurian knalpot mobil di Kecamatan Pangkalan Kerinci. 

"Kami minta kepada Polsek Pangkalan Kerinci untuk segera menangkap pelaku. Ini sudah meresahkan dan banyak mobil warga yang knalpotnya dicuri maling,' desak warga.

Sementara Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK ketika dikonfirmasi Klikmx.com melalui Kasi Humas Iptu Thomas Siahaan SSos, membenarkan adanya kasus pencurian knalpot mobil tersebut.

"Laporan resmi belum ada masuk ke Polres, kemungkinan pengaduannya di Polsek. Tapi informasi dan video rekaman CCTV sudah ada kita terima, serta telah diteruskan untuk ditindaklanjuti Reskrim," ungkap Kasi Humas. 

Ditambahkan Kasi Humas, kepada warga diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati, terkait adanya aksi pencurian tersebut. ***



Baca Juga

--ads--