Pekerja Alat Berat di Teluk Lanus Diseret Harimau

  • Rabu, 22 Juli 2026 - 07:54 WIB

KLIKMX.COM, SUNGAIAPIT - Hari Harianto (31), seorang pekeja alat berat berupa excavator menjadi korban keganasan binatang buas harimau di daerah Sungai Belat, Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. 

Hari Harianto sempat diseret oleh si belang, beruntung dia berteriak dan ditolong oleh rekan kerjanya.

Honda Juni 4

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar dikonfirmasi Klikmx.com melalui Kasi Humas Polres Siak Aiptu Dedek Prayoga, membenarkan adanya kejadian penyerangan harimau di Kampung Teluk Lanus. 


Korban merupakan Helper alat berat pembersihan lahan perkebunan dan pembuatan kanal. Kejadian bermula saat Heru bersama rekan kerja alat berat, yaitu Rakha dan Herman, berada di camp tempat kerja korban untuk beristirahat. 

Kemudian, korban keluar dari camp dengan maksud untuk buang air besar di tepian kanal yang berada tidak jauh dari camp tempat korban beristirahat. Kanal tersebut memang biasa digunakan oleh para pekerja sebagai tempat mandi dan buang air.

Berselang kurang lebih 10 menit setelah korban keluar dari camp, Rakha dan  Herman mendengar suara korban berteriak meminta pertolongan.


Mendengar teriakan tersebut, mereka segera keluar dari camp dan berusaha mencari sumber suara. Namun, korban belum ditemukan karena kondisi di sekitar camp minim penerangan dan pencahayaan.

Selanjutnya, Herman naik ke atas alat berat. Lalu, menghidupkan mesin dan menyalakan seluruh lampu penerangan pada alat berat serta mengarahkan lampu tersebut ke arah sumber suara korban meminta pertolongan. 

Setelah dilakukan penyinaran menggunakan lampu alat berat, terlihat korban sedang diseret oleh seekor binatang buas jenis harimau. Karena sorotan lampu alat berat yang cukup terang, harimau tersebut kemudian melepaskan gigitannya terhadap korban dan melarikan diri masuk ke dalam kawasan hutan.

Setelah harimau tersebut melarikan diri, Rakha dan Herman segera mengevakuasi dan menyelamatkan korban. Kemudian membawa korban menggunakan speed boat yang sedang Stanbay di sekitar pinggir laut untuk selanjutnya dibawa ke Pustu Kampung Teluk Lanus guna mendapatkan pertolongan medis. 

Setibanya di Pustu Kampung Teluk Lanus, korban mendapatkan pertolongan pertama dari bidan yang bertugas di pustu tersebut.
Setelah mendapatkan pertolongan pertama, korban selanjutnya dibawa menggunakan speed boat menuju Pelabuhan Penyengat. 

Setibanya di Pelabuhan Penyengat, korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Tengku Rafian Siak menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

"Korban mengalami luka cakaran pada bagian dada, belakang telinga dan di bawah ketiak,'' jelas Dedek.

Polsek Sungai Apit sudah melakukan koordinasi dengan tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau untuk turun ke Kampung Teluk Lanus. Dalam rangka melakukan penanganan dan pengamanan terhadap keberadaan satwa liar jenis harimau.

Camat Sungai Apit Tengku Mukhtasar membenarkan kejadian tersebut. ''Korban dilarikan ke RSUD guna diberikan pertolongan, mohon doanya untuk kesembuhan beliau," imbuh Tengku mengakhiri. ***

 



Baca Juga

--ads--