Zulkardi Usulkan Kementerian Pendidikan Perkuat Kurikulum Pendidikan Karakter dan Edukasi Isu Sosial

  • Selasa, 21 Juli 2026 - 10:22 WIB

KLIKMX.COM, PEKANBARU— Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi, SH mengusulkan kepada Kementerian Pendidikan agar memperkuat kurikulum pendidikan nasional melalui penguatan pendidikan karakter, etika pergaulan, kesehatan reproduksi sesuai jenjang usia, serta edukasi mengenai berbagai isu sosial yang berkembang, termasuk isu LGBT.

Menurut Zulkardi, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda. Oleh karena itu, sekolah tidak hanya berperan memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga membekali peserta didik dengan nilai-nilai Pancasila, norma yang berlaku di Indonesia, serta kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi perkembangan zaman.

Honda Juni 4

“Usulan ini bukan untuk menghakimi atau mendiskriminasi siapa pun. Yang saya dorong adalah adanya materi edukatif yang memberikan pemahaman secara utuh kepada peserta didik mengenai berbagai isu sosial yang berkembang, termasuk isu LGBT, sehingga mereka memiliki bekal karakter yang kuat, mampu menghormati sesama, dan dapat menyikapi berbagai pengaruh di lingkungan maupun media sosial secara bijaksana,” ujar Zulkardi.


Ia menilai bahwa penyampaian materi tersebut perlu dilakukan secara ilmiah, proporsional, dan disesuaikan dengan jenjang usia peserta didik. Menurutnya, pendidikan karakter sejak sekolah dasar sangat penting sebagai fondasi agar anak-anak memiliki nilai moral, etika, serta kemampuan mengambil keputusan yang bertanggung jawab di masa depan.

“Harapan saya, melalui penguatan kurikulum ini, anak-anak sejak usia dini mendapatkan pemahaman yang benar dari guru di sekolah. Dengan demikian, mereka memiliki karakter yang kuat, memahami nilai-nilai Pancasila, serta mampu menyaring berbagai pengaruh yang datang dari lingkungan maupun perkembangan teknologi informasi,” lanjut Politisi muda PDI Perjuangan ini.

Zulkardi juga menegaskan bahwa guru merupakan garda terdepan dalam pembentukan karakter peserta didik. Karena itu, tenaga pendidik perlu didukung dengan materi pembelajaran yang disusun secara komprehensif agar proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak, etika, dan kepribadian peserta didik.


Sebagai wakil rakyat, Zulkardi berharap Kementerian Pendidikan dapat mengkaji usulan tersebut dengan melibatkan para ahli pendidikan, psikolog, akademisi, tokoh agama, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Menurutnya, penyusunan kurikulum yang komprehensif akan semakin memperkuat tujuan pendidikan nasional dalam mencetak generasi Indonesia yang berkarakter, berintegritas, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan perkembangan zaman.(***) 



Baca Juga

--ads--