Kawanan Gajah Masuk Perumahan Karyawan PT AA, Mess Keamanan dan Kendaraan Rusak

  • Minggu, 22 Februari 2026 - 15:24 WIB

KLIKMX.COM, MINAS - Kawanan gajah liar dilaporkan memasuki kawasan perumahan karyawan milik PT Arara Abadi (AA) Distrik Tapung, Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, pada Sabtu dini hari hingga Minggu pagi.

Insiden tersebut menyebabkan kerusakan pada bangunan mess keamanan dan sejumlah kendaraan milik karyawan.

Honda Februari 2026

Kapolres Siak Sepuh Ade Irsyam Siregar membenarkan peristiwa itu dan menyatakan pihak kepolisian segera melakukan pemantauan di lokasi serta berkoordinasi dengan perusahaan dan pihak terkait guna menjaga keamanan warga.


“Berdasarkan laporan dari Polsek Minas, kawanan gajah berjumlah sekitar 11 ekor masuk ke area perumahan karyawan sekitar pukul 07.00 WIB. Hewan tersebut sempat merobohkan tembok dinding mess security serta merusak tiga unit sepeda motor yang terparkir,” ujar Sepuh, Ahad (22/2/2026).

Ia menjelaskan, pergerakan kawanan gajah sebenarnya telah terdeteksi sejak Sabtu sekitar pukul 02.00 WIB di sekitar area konsesi perusahaan. Situasi berangsur kondusif setelah pada pukul 09.30 WIB kawanan satwa tersebut kembali masuk ke kawasan hutan dan meninggalkan permukiman karyawan.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kepolisian tetap mengimbau masyarakat dan pihak perusahaan meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah yang berbatasan langsung dengan habitat satwa liar.


“Kami mengutamakan keselamatan masyarakat dan langkah pencegahan. Personel di lapangan terus berkoordinasi dengan pihak perusahaan serta pemangku kepentingan untuk melakukan pemantauan lanjutan agar potensi konflik manusia dan satwa dapat diminimalisir,” jelasnya.

Kapolres menegaskan, kemunculan gajah di kawasan permukiman tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga dipengaruhi dinamika ekosistem dan ruang jelajah satwa yang semakin beririsan dengan aktivitas manusia. Oleh karena itu, penanganan dilakukan melalui pendekatan mitigasi dan langkah preventif, bukan tindakan represif.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kepanikan atau membahayakan satwa. Jika kembali terjadi pergerakan gajah, warga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut.

“Saat ini, jajaran Polsek Minas bersama unsur terkait masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian, guna memastikan keamanan warga serta aktivitas perusahaan tetap berjalan normal,” pungkas AKBP Sepuh. ***

 



Baca Juga