Polisi Selidiki Misteri Tewasnya Dokter di Samping RSUD, Dirut: Korban Bertugas Mulai 1 Juli

  • Rabu, 15 Juli 2026 - 00:08 WIB

KLIKMX.COM, SIAK - Polisi sampai saat masih melakukan penyelidikan terhadap misteri tewasnya seorang dokter yang ditemukan di samping Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafian Siak, Selasa (14/7/2026) kemarin. 

Sebab, sehari sebelum ditemukan telah tidak bernyawa dengan kondisi tergeletak di area semak belukar dekat pohon pinang, dr ALK (30) dikabarkan hilang.

Honda Juni 4

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar dikonfirmasi Klikmx.com melalui Kasi Humas Polres Siak Aiptu Dedek Prayoga, mengaku pihaknya masih menyelidiki kematian dr ALK.


Kematian dr ALK menjadi misteri. Ia ditemukan dalam keadaan telentang, pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kondisi di sekujur tubuhnya hampir penuh dikerubungi semut kerangga, khususnya di bagian perut, tangan dan kaki.

Korban diketahui berasal dari Jalan Air Kabur Atas, Kelurahan Wailola, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku. Penemuan jasad korban pertama kali ditemukan oleh rekan sejawatnya yang merupakan satpam di RSUD Tengku Rafian Kabupaten Siak.

Mereka bersama sang istri telah mencari korban sejak sore sehari sebelumnya. Setelah dilaporkan hilang oleh istrinya, karena nomor yang biasa digunakan sang suami tidak aktif. 


"Hingga saat ini, pihak Kepolisian Reskrim Polres Siak masih melakukan proses penyelidikan terhadap kematian korban," pungkasnya Kasi Humas, kemarin.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) 
Dirut RSUD Tengku Rafi'an, dr Heny mengatakan tidak pernah mendengar informasi kalau korban ada permasalahan. ''Setau saya, tidak ada informasi almarhum bermasalah," ungkap dr Heny kepada Klikmx.com, kemarin. 

Ia menjelaskan almarhum dr ALK baru bekerja di RSUD Tengku Rafi’an selama 14 hari. Korban mulai bertugas pada 1 Juli 2026.

"Mulai masuk ke RSUD Tengku Rafi'an tanggal 1 juli 2026," ujarnya.

Dijelaskannya lagi, bahwa dr ALK merupakan Residen Anestesi atau Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dari Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK Unri). Perihal korban selama bertugas di RSUD Siak tidak pernah bermasalah dengan orang maupun sesama dokter.

''Sekali lagi, kami tidak pernah mendengar korban ada permasalahan dengan siapa pun,'' ujarnya mengakhiri. ***

 



Baca Juga

--ads--