- Beranda
- Rokan Hilir
- Wakapolda Minta Warga Panipahan Tidak Main Hakim Sendiri, Janji Berantas Narkoba
Wakapolda Minta Warga Panipahan Tidak Main Hakim Sendiri, Janji Berantas Narkoba
- Senin, 13 April 2026 - 14:02 WIB
- Reporter : Hendra Nainggolan
- Redaktur : Yendra
KLIKMX.COM, ROHIL - Wakapolda Riau Brigjen Hengky Haryadi bertolak ke Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, untuk bertemu dengan tokoh masyarakat (tomas), tokoh agama (toga), tokoh adat (todat), serta masyarakat Panipahan, pasca kericuhan yang terjadi akibat tuntutan warga agar aparat penegak hukum menindak terduga bandar narkoba di lingkungan mereka.
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, unsur Forkopimda Kabupaten Rokan Hilir, Bupati Rokan Hilir H Bistamam, Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, SIK, MH, Wakil Bupati Rohil Jhony Charles, BBA, MBA, para pejabat Polres Rohil, serta tokoh masyarakat dan pemuda setempat.
Pertemuan digelar di Kantor Camat Pasir Limau Kapas dalam rangka cooling system pasca aksi unjuk rasa spontan yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah tersebut.
Mengawali pertemuan, Kapolres Rohil menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran narkoba dan aktivitas ilegal di wilayah Panipahan.
“Kami akan turun langsung bersama personel untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” kata Isa, Minggu (12/4/2026).
Wakapolda Riau dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya merupakan bentuk perhatian langsung dari Kapolda Riau terhadap situasi di Panipahan.
“Kehadiran kami di sini merupakan bentuk komitmen kuat Polda Riau dalam pemberantasan narkoba dengan menerapkan prinsip zero tolerance,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberantas narkoba karena merupakan kejahatan lintas negara yang harus diperangi bersama.
“Tidak ada toleransi, termasuk bagi anggota Polri yang terlibat, akan ditindak tegas hingga pemecatan,” tegasnya.
Terkait tuntutan masyarakat, ia mengimbau agar warga mempercayakan proses penegakan hukum kepada aparat dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
“Kami juga mengingatkan agar penyampaian aspirasi dilakukan secara tertib sesuai ketentuan yang berlaku,” pintanya.
Sementara itu, Bupati Rokan Hilir H Bistamam menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan mentolerir peredaran narkoba di wilayahnya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.
Di akhir pertemuan, perwakilan tokoh masyarakat dan pemuda Panipahan mengapresiasi kehadiran Wakapolda Riau beserta jajaran. Mereka berharap adanya langkah konkret dan berkelanjutan dalam memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya, serta perlindungan terhadap masyarakat dari berbagai bentuk gangguan keamanan.
Sebelum pertemuan ditutup, seluruh pihak menyatakan komitmen bersama melalui deklarasi yang berisi kesepakatan untuk menjaga keamanan dan ketertiban, mendukung penegakan hukum, bekerja sama dalam pemberantasan narkoba, serta menolak segala bentuk provokasi dan konflik sosial.(***)
