Apudsi Riau Gelar Buka Bersama Jelang Pelantikan Pengurus

  • Jumat, 13 Maret 2026 - 00:10 WIB

KLIKMX.COM, PEKANBARU - Menjelang pelantikan kepengurusan Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (Apudsi) di Provinsi Riau, Koordinator Apudsi Riau menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus pertemuan koordinasi dengan pengurus daerah, di Ballroom Hotel Evo 2, Pekanbaru, Kamis (12/3/2026), dan diikuti pengurus dari sejumlah kabupaten di Riau.

Acara ini juga diisi dengan dialog serta video konferensi bersama pengurus pusat Apudsi untuk membahas perkembangan organisasi serta rencana pelantikan kepengurusan di tingkat daerah.

Honda Februari 2026

Koordinator Apudsi Riau, Setya Irawan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menyatukan langkah para pengurus Majelis Kesejahteraan Daerah (MKD) yang baru terbentuk di sejumlah kabupaten di Riau.


“Pengurus MKD ini baru terbentuk beberapa bulan lalu, sehingga sebagian besar belum pernah bertemu langsung. Melalui kegiatan buka bersama ini kita bisa saling mengenal sekaligus membahas rencana pelantikan pengurus,” ujarnya.

Setya menjelaskan, pelantikan pengurus Aludsi Riau direncanakan dilaksanakan setelah bulan Ramadan dan sebelum Hari Raya Iduladha. Pihaknya juga berharap pelantikan tersebut dapat dihadiri sejumlah pejabat daerah sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pelaku usaha desa.

Menurutnya, Apudsi memiliki struktur organisasi yang berbeda dengan organisasi lain. Kepengurusan organisasi ini tidak berada di tingkat provinsi, melainkan langsung dari pusat ke kabupaten melalui Majelis Kesejahteraan Daerah (MKD) dan hingga tingkat desa.


“Peran kami di wilayah hanya sebagai penghubung antara pusat dengan daerah. Nantinya para pengurus kabupaten akan berkoordinasi langsung dengan pengurus pusat,” jelasnya.

Ia menambahkan, kehadiran Apudsi bertujuan menghimpun para pelaku usaha di desa agar mampu meningkatkan skala usahanya serta memiliki akses pasar yang lebih luas, termasuk hingga ke pasar internasional.

Menurut Setya, selama ini banyak pelaku usaha desa yang hanya beroperasi di lingkup lokal. Melalui jaringan Apudsi, pelaku usaha diharapkan dapat terhubung dengan pelaku usaha lain di berbagai daerah bahkan luar negeri.

“Cita-cita kita adalah pelaku usaha desa bisa naik kelas. Tidak hanya berjualan di desa atau kecamatan saja, tapi juga mampu menjangkau pasar nasional bahkan internasional,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Apudsi telah menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan nasional dan internasional. Salah satunya kontrak kerja sama pemasaran produk komoditas ke pasar Eropa dengan nilai mencapai 50 juta dolar AS.

Kerja sama tersebut membuka peluang bagi pelaku usaha desa untuk memasarkan berbagai produk komoditas seperti kopi, cengkeh, karet, beras, dan hasil pertanian lainnya, selama mampu menjaga ketersediaan pasokan secara berkelanjutan.

Selain itu, Apudsi juga menyediakan dukungan infrastruktur distribusi bagi anggotanya, termasuk fasilitas gudang yang tersebar di wilayah Indonesia barat, tengah, dan timur guna mempermudah penyimpanan serta distribusi produk.

Setya menegaskan bahwa organisasi ini terbuka bagi seluruh pelaku usaha di desa tanpa membedakan latar belakang profesi. Siapa pun yang memiliki usaha di desa dapat bergabung sebagai anggota.

“Apudsi lahir untuk menghimpun pelaku usaha desa agar berkembang bersama. Dari desa untuk Indonesia, dan dari Indonesia menuju pasar dunia,” pungkasnya.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut diakhiri dengan diskusi ringan antar pengurus mengenai pembentukan kepengurusan di tingkat kabupaten serta rencana pendaftaran anggota sebagai bagian dari penguatan organisasi di daerah. ***



Baca Juga