Polda Riau Siapkan Langkah Atasi Titik Macet dan Rawan Lakalantas saat Lebaran Idulfitri
- Sabtu, 07 Maret 2026 - 16:26 WIB
- Reporter : Hendra Bakti
- Redaktur : Andra
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau memetakan sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di berbagai jalur utama menjelang arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri. Pemetaan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, mengatakan identifikasi titik rawan dilakukan berdasarkan evaluasi lapangan, data kecelakaan sebelumnya, serta potensi kepadatan kendaraan di jalur-jalur strategis yang biasa dilalui pemudik.
“Kami telah mengidentifikasi sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas. Dengan pemetaan ini, kami bisa menyiapkan langkah pengamanan, pengaturan serta rekayasa lalu lintas secara maksimal agar perjalanan masyarakat tetap aman, nyaman dan lancar,” ujar Kombes Jeki, Sabtu (7/3/2026).
Pada jalur lintas barat Pekanbaru menuju Sumatera Barat yang melintasi Kabupaten Kampar, terdapat sejumlah titik rawan kecelakaan. Lokasinya antara lain di KM 82/83 Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar, KM 98 Desa Tanjung Alai Kecamatan XIII Koto Kampar, KM 17 Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang serta KM 29 Sei Pinang Kecamatan Tambang.
Selain itu, jalur tersebut juga berpotensi mengalami kepadatan kendaraan, terutama di kawasan aktivitas masyarakat seperti Pasar Kuok, Pasar Danau Bingkuang dan Pasar Kampar yang kerap dipadati kendaraan, khususnya menjelang hari besar keagamaan.
Sementara pada jalur lintas timur Pekanbaru menuju Jambi yang melintasi wilayah Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hulu hingga Indragiri Hilir, Ditlantas juga mencatat sejumlah titik rawan kecelakaan. Di antaranya berada di KM 27 Desa Simpang Beringin, KM 44 Desa Kiyap Jaya, KM 68–69 Pangkalan Kerinci, KM 82 Desa Kemang serta KM 120 Desa Pesaguan.
Titik lain yang perlu menjadi perhatian pengendara berada di Jalan Lintas Timur KM 17 Desa Redang Seko, Kabupaten Indragiri Hulu, serta KM 278 Dusun Masad Desa Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir.
Untuk jalur lintas tengah Pekanbaru menuju Kuantan Singingi hingga Sumatera Barat, potensi kemacetan diperkirakan terjadi di kawasan Pasar Benai Kecamatan Benai dan KM 195 Jalan Pasar Lubuk Jambi. Sementara titik rawan kecelakaan berada di KM 131 Muara Lembu Kecamatan Singingi.
Sedangkan pada jalur Pekanbaru menuju Sumatera Utara melalui Kabupaten Rokan Hilir, kepadatan kendaraan diperkirakan terjadi di kawasan Pajak Lama Bagan Batu, jalan rusak KM 18 Balam, KM 6 Balam, serta kawasan Pasar Tumpah Ujung Tanjung.
Pada jalur tersebut juga terdapat sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas, antara lain di KM 31 Kecamatan Balai Jaya, KM 21 Balam Desa Bangko Sempurna, KM 6 Balam Desa Bangko Permata serta Simpang Batang Desa Rantau Bais Kecamatan Tanah Putih.
Sebagai langkah antisipasi, Ditlantas Polda Riau menyiapkan berbagai strategi pengamanan, mulai dari peningkatan patroli di titik-titik rawan, pemasangan rambu dan spanduk imbauan keselamatan hingga menyiapkan jalur alternatif untuk mengurai potensi kemacetan.
Selain itu, sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) juga akan didirikan di jalur-jalur strategis guna memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk menyediakan tempat istirahat bagi pengendara yang mengalami kelelahan selama perjalanan.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan selamat hingga sampai ke kampung halaman. Karena itu kami juga menyiapkan pos pelayanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat,” jelasnya.
Ditlantas Polda Riau juga mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik dengan baik, termasuk memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan dengan memeriksa ban, sistem pengereman, lampu kendaraan serta memastikan bahan bakar mencukupi.
Pengendara juga diminta membawa kelengkapan dokumen seperti SIM dan STNK, serta menyiapkan perlengkapan keselamatan tambahan seperti kotak P3K dan alat pemadam api ringan (APAR) di dalam kendaraan.
Selain pengamanan di jalur luar kota, pengawasan juga dilakukan di dalam Kota Pekanbaru untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan selama libur Lebaran.
Ditlantas Polda Riau telah menyiapkan dua Pos Pantau, masing-masing di Simpang Tabek Gadang Panam untuk mengantisipasi arus kendaraan menuju Sumatera Barat dan di Simpang Mal SKA guna memantau peningkatan aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan.
“Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara saat lelah atau mengantuk. Jika merasa lelah, silakan beristirahat di pos yang telah disediakan. Keselamatan adalah yang utama dalam perjalanan mudik,” pungkas Jeki. ***
