90 Hotspot Muncul di Riau, Enam Daerah Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

  • Sabtu, 07 Februari 2026 - 14:33 WIB

KLIKMX.COM, PEKANBARU - Sebanyak 90 titik panas (hotspot) terpantau muncul di Provinsi Riau pada akhir pekan ini, Sabtu (7/2/2026). 

Data pemantauan BMKG Pekanbaru hingga pukul 23.00 WIB menunjukkan sebaran hotspot tersebut terkonsentrasi di tiga daerah.

Honda Februari 2026

“Di Kabupaten Pelalawan terpantau sebanyak 47 titik, Kabupaten Bengkalis 38 titik, dan Kabupaten Indragiri Hilir 5 titik,” kata Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Alfa Nataris.


Selain itu, warga di enam kabupaten juga diimbau mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. 

“Kondisi cuaca tersebut diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, dan Kabupaten Indragiri Hilir pada sore hari, serta Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Indragiri Hilir pada malam hari,” ungkap Alfa.

Berdasarkan prakiraan cuaca, pada pagi hari kondisi udara di Riau umumnya kabur hingga berawan, dengan hujan ringan bersifat lokal diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis. 


Memasuki siang hari, cuaca berawan masih mendominasi, disertai hujan ringan lokal di Bengkalis, Siak, Rokan Hilir, dan Kota Dumai.

Pada sore hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi turun di hampir seluruh wilayah Provinsi Riau. Sementara malam hari diprakirakan cerah berawan hingga berawan, dengan hujan ringan hingga sedang di Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir. 

“Kondisi hujan ringan hingga sedang juga diperkirakan masih terjadi di hampir seluruh wilayah Riau pada dini hari,” kata Alfa.

Secara umum, suhu udara di Riau berada pada kisaran 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55–98 persen. Angin bertiup dari arah utara hingga tenggara dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam. 

“Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau dalam kategori rendah,” ujar Alfa.

Alfa, turut mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan peningkatan titik panas, khususnya di wilayah yang rawan kebakaran lahan. 

“Masyarakat diharapkan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan serta terus memantau informasi cuaca terkini,” ujarnya.(***) 



Baca Juga