Ekspedisi MPP Dimulai dari Pesisir Riau, Kapolda Ajak Warga 3T Perkuat Nasionalisme

  • Kamis, 30 Juli 2026 - 13:59 WIB

KLIKMX.COM, INHIL - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapolda Riau Irjen Dr H Herry Heryawan SIK MH MHum mengajak warga di wilayah pesisir dan daerah terdepan, terluar, serta tertinggal (3T) untuk memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme melalui ekspedisi Merah Putih Presisi (MPP) 2026.

Ajakan tersebut disampaikan saat Kapolda mengunjungi Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (30/7/2026). Dalam kunjungan itu, ia berdialog langsung dengan masyarakat bersama unsur Forkopimda, TNI, Polri, tokoh adat, tokoh agama, dan pemerintah daerah.

Honda Juni 4

Menurut Herry, kehadiran Polda Riau di kawasan pesisir merupakan bentuk komitmen negara untuk memastikan masyarakat di wilayah perbatasan dan pesisir tetap merasakan perhatian serta pelayanan yang sama.


"Kami hadir untuk membangun komunikasi, mendengar aspirasi masyarakat, sekaligus mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga di daerah 3T," ujar Kapolda alumni Akpol 1996 ini.

Ia menjelaskan, Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 akan resmi dilepas dari Mapolda Riau pada 1 Agustus 2026. Rombongan ekspedisi akan menempuh jalur pesisir Riau, yang dimulai dari Panipahan di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) hingga Kabupaten Inhil.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga bertujuan memperkuat rasa cinta tanah air melalui pengibaran Bendera Merah Putih di kawasan pesisir serta mempererat kebersamaan masyarakat dengan aparat pemerintah.


Selain itu, ekspedisi juga akan diisi dengan penanaman mangrove sebagai dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan dan restorasi kawasan pesisir.

Di bidang sosial, Polda Riau menyiapkan bantuan bagi masyarakat serta program pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan sumber penghasilan yang lebih baik sekaligus mengurangi potensi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang selama ini memanfaatkan wilayah pesisir sebagai jalur transit.

"Kami berharap masyarakat semakin mandiri secara ekonomi, memiliki semangat kebangsaan yang kuat, dan bersama-sama menjaga wilayah pesisir dari ancaman peredaran narkoba maupun gangguan keamanan lainnya," pungkas Irjen Herry. ***

 

 



Baca Juga

--ads--