- Beranda
- Riau Pesisir
- Polda Gelar Ekspedisi Merah Putih Presisi, Empat Wilayah di Riau Jadi Lokasi Pelaksanaan
Polda Gelar Ekspedisi Merah Putih Presisi, Empat Wilayah di Riau Jadi Lokasi Pelaksanaan
- Kamis, 30 Juli 2026 - 11:58 WIB
- Reporter : Hendra Bakti Nainggolan
- Redaktur : Armazi Yendra
KLIKMX.COM, PEKANBARU – Kehadiran negara di kawasan pesisir, pulau-pulau terluar, dan wilayah perbatasan menjadi fokus pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi (MPP) 2026 yang digelar Polda Riau mulai 30 Juli hingga 17 Agustus 2026.
Program tersebut menggabungkan kegiatan sosial, pelestarian lingkungan, penguatan nasionalisme, hingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat di beranda terdepan Indonesia.
Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Riau, Kombes Ino Harianto, mengatakan ekspedisi itu merupakan bentuk komitmen Polri untuk memastikan masyarakat di wilayah perbatasan turut merasakan kehadiran negara melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan secara langsung.
"Melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026, kami ingin menunjukkan bahwa negara benar-benar hadir hingga ke titik-titik terluar. Kami datang bukan sekadar hadir secara fisik, tetapi membawa manfaat nyata yang dapat langsung dirasakan masyarakat," kata Ino.
Empat wilayah pesisir di Riau yang berbatasan langsung dengan Malaysia menjadi lokasi pelaksanaan ekspedisi, yakni Panipahan di Kabupaten Rokan Hilir, Pulau Rupat di Kabupaten Bengkalis, Pulau Rangsang di Kabupaten Kepulauan Meranti, serta Kecamatan Concong di Kabupaten Indragiri Hilir.
Mengusung tema "Merajut Kebersamaan Menjaga Keberlanjutan", kegiatan tersebut sekaligus menjadi implementasi program Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau Irjen Dr H Herry Heryawan SIK MH MHum dengan mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Salah satu agenda utama ialah penanaman ribuan bibit mangrove di kawasan pesisir. Penanaman dilakukan menyesuaikan panjang garis pantai di setiap lokasi sebagai langkah mencegah abrasi, memperkuat ekosistem pesisir, dan menjaga kelestarian lingkungan.
Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polda Riau juga akan membagikan bendera Merah Putih kepada masyarakat di wilayah perbatasan. Setiap kepala keluarga ditargetkan menerima satu bendera sebagai simbol cinta Tanah Air.
Ekspedisi juga membawa berbagai bantuan bagi masyarakat. Sebanyak 81 unit mesin ketinting akan disalurkan kepada nelayan pesisir untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka. Jumlah tersebut dipilih sebagai simbol peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Selain itu, bantuan sosial dan bantuan kemanusiaan akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan. Masyarakat di daerah terpencil juga akan mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis guna memperluas akses pelayanan kesehatan.
Untuk memperkuat persatuan di wilayah perbatasan, jajaran Polda Riau juga menggelar silaturahmi dan dialog bersama tokoh masyarakat lintas suku, agama, dan budaya. Kegiatan itu diharapkan semakin mempererat kebersamaan sekaligus memperkokoh nilai-nilai kebangsaan.
Di bidang pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polda Riau menyerahkan bantuan operasional berupa sepeda motor kepada masyarakat dan kelompok peduli api. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla di wilayah yang sulit dijangkau.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Akmadi, menjelaskan rangkaian ekspedisi diawali pada Kamis (30/7/2026) dengan keberangkatan Kapolda Riau menuju Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir. Selanjutnya, para pejabat utama Polda Riau bersama jajaran Polres akan diterjunkan ke seluruh lokasi kegiatan hingga menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.
"Puncak kegiatan akan dilaksanakan pada 17 Agustus 2026 melalui upacara pengibaran bendera Merah Putih secara serentak di wilayah terdepan dan terluar Provinsi Riau. Para pejabat Polda Riau akan bertindak sebagai inspektur upacara di lokasi penugasan masing-masing sebagai simbol bahwa negara hadir hingga ke batas-batas negeri," ujar Akmadi.
Ia menegaskan, Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 bukan sekadar rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan, tetapi menjadi bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat melalui pelayanan publik, kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, dan penguatan semangat nasionalisme.
"Melalui kegiatan ini, Polda Riau ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat di pulau-pulau terluar, kawasan pesisir, dan wilayah perbatasan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat," pungkasnya. ***
