Tinjau Kerusakan Jembatan Penghubung, Wakapolda Riau Pastikan Percepatan Penanganan

  • Senin, 19 Januari 2026 - 04:09 WIB

KLIKMX.COM, MERANTI - Kerusakan jembatan penghubung di Dusun Semulut, Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, membuat aktivitas warga dan proses belajar mengajar di SDN 18 Semulut lumpuh. 

Kondisi ini menyebabkan wilayah tersebut praktis terisolasi, hingga memicu perhatian Wakapolda Riau Irjen Pol Dr Hengki Haryadi SIK MH.

HONDA Januari 2026

Didampingi beberapa pejabat utama Polda Riau, Wakapolda turun langsung meninjau lokasi pada Ahad (18/1/2026) kemarin. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung tingkat kerusakan jembatan penghubung sekaligus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur penghubung yang vital bagi masyarakat setempat.


Setibanya di Pelabuhan Semulut, rombongan Wakapolda bersama pejabat utama Polda Riau langsung menuju lokasi jembatan yang rusak di area SDN 18 Semulut. Di lokasi, Kapolsek Tebing Tinggi AKP JA Lubis SH MH, memaparkan kondisi jembatan sebelum dan sesudah rusak, termasuk dampak serius yang dirasakan warga mulai dari terganggunya akses siswa atau murid dan guru ke sekolah hingga terhambatnya mobilitas harian masyarakat.

Usai mendapat penjelasan, Wakapolda dan tim langsung melakukan pemeriksaan fisik jembatan serta asesmen teknis awal untuk mendukung rencana perbaikan dan pembangunan. 

Alumni Akpol 1996 ini menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret Polri untuk memastikan percepatan penanganan di wilayah terpencil.


“Polri hadir untuk memastikan sinergi lintas sektor berjalan, agar pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dapat segera direalisasikan,” tegas Hengki di sela peninjauan.

Usai peninjauan, rombongan Wakapolda Riau meninggalkan lokasi dan kembali ke Selatpanjang untuk selanjutnya bertolak ke Pekanbaru.

Secara geografis, Dusun Semulut berada di wilayah dengan keterbatasan akses darat dan laut. Kerusakan jembatan selama ini berdampak langsung pada dunia pendidikan dan ekonomi lokal, memperpanjang keterisolasian warga. 

Dengan rencana pembangunan jembatan, diharapkan akses pendidikan pulih, mobilitas warga membaik, dan kesejahteraan masyarakat meningkat. ***



Baca Juga