- Beranda
- Riau Pesisir
- Usai Minta Tepung untuk Dimasak, ABK KM Makmur Jaya 89 Asal Kepri Hilang di Perairan Bengkalis
Usai Minta Tepung untuk Dimasak, ABK KM Makmur Jaya 89 Asal Kepri Hilang di Perairan Bengkalis
- Selasa, 06 Januari 2026 - 12:50 WIB
- Reporter : Hendra Bakti
- Redaktur : Armazi Yendra
Tim SAR saat melakukan pencarian.
KLIKMX.COM, BENGKALIS - Seorang anak buah kapal (ABK) KM Makmur Jaya 89 dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh ke laut di perairan Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Peristiwa kecelakaan di kapal tersebut terjadi pada Ahad (4/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi SSos, mengatakan korban diketahui bernama Rapat (38), laki-laki, warga asal Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
“Korban diduga terjatuh ke laut saat berada di atas kapal. Informasi kejadian kami terima pada Senin (5/1) pukul 13.50 WIB dari salah seorang ABK,” ujar Budi Cahyadi kepada Klikmx.com, Selasa (6/1/2026).
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat korban dan seorang ABK bernama Muslim terbangun dari tidur sekitar pukul 11.55 WIB. Saat itu, korban sempat meminta tepung untuk memasak. Muslim kemudian pergi mencari tepung ke bagian lain kapal.
“Namun saat saksi kembali, korban yang usai minta tepung untuk dimasak sudah tidak berada di tempat. Lima orang ABK yang ada di kapal sempat melakukan pencarian ke seluruh bagian kapal, tetapi korban tidak ditemukan dan diduga terjatuh ke laut,” jelas Budi.
Kejadian tersebut diperkirakan terjadi di sekitar koordinat 1°30'46'' Lintang Utara dan 102°41'46'' Bujur Timur, wilayah perairan Bengkalis. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Pekanbaru mengerahkan Tim Rescue Unit Siaga Meranti yang terdiri dari empat personel.
Tim lalu diberangkatkan pada Senin sore menuju lokasi kejadian dengan jarak tempuh sekitar 29 mil laut. “Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan langsung melakukan koordinasi dengan unsur terkait dan masyarakat setempat, kemudian melaksanakan pencarian dan penyisiran menggunakan perahu RIB,” katanya.
Namun hingga pencarian dihentikan sementara pada pukul 18.05 WIB, korban belum berhasil ditemukan. “Hasil pencarian hari pertama masih nihil. Operasi SAR akan dilanjutkan kembali esok hari dengan memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian,” tambah Budi.
Kantor SAR Pekanbaru juga mengimbau seluruh unsur yang terlibat, termasuk masyarakat, agar tetap mengutamakan keselamatan selama proses pencarian berlangsung. “Apabila korban ditemukan, kami akan segera mengevakuasi dan menyerahkannya ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya. ***
