Sopir Truk Ditemukan Tewas di Kamar Kos Loket Bus PT Intra
- Senin, 10 November 2025 - 09:48 WIB
- Reporter : M Said
- Redaktur : Andra
KLIKMX.COM, PANGKALANKERINCI - Seorang sopir truk, Sastra Tarigan (33), ditemukan tewas di dalam kamar kos loket Bus PT Intra, Simpang Traffic Light, Jalan Lintas Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Ahad (9/11/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.
Pria asal Desa Gunung Saribu, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara itu, ditemukan pertama kali oleh Suswa Redi, yang mendengar ada suara berisik kucing yang terkurung di kamar.
Ketika dicek, ternyata kucing itu di dalam kamar yang di tempat Sastra Tarigan. Selanjutnya Suswa Redi mencoba mengetuk pintu untuk memanggil korban dari luar.
Namun tidak ada jawaban dari korban. Kemudian Suswa memanggil rekannya Hendrik Sihombing untuk melihat korban yang tidak ada respons. Hingga kedua saksi memutuskan untuk melihat dari celah pintu kamar kos korban.
Dari balik celah pintu, korban terlihat terbaring kaku di atas tempat tidur kondisi tidak mengenakan baju, dan celana panjang jean, warna kulit pucat dan ada bercak darah di bagian tubuhnya.
Selanjutnya, Hendrik Sihombing memanggil Jenal Simarmata untuk membuka sama-sama pintu kamar kos tersebut yang terkunci dari dalam. Setelah berhasil dibuka paksa pintu kamar kos itu, korban pun ditemukan sudah tidak bernyawa.
Personel Polsek Pangkalan Kerinci bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Pelalawan yang mendapat laporan, segera turun ke lokasi penemuan mayat di kamar kos loket Bus PT Intra tersebut.
Kemudian mayat sopir truk yang ditemukan sejumlah bercak darah yang sudah mengering di tubuhnya itu segera dievakuasi ke kamar mayat RSUD Selasih. Usai divisum mayat korban dibawa ke kampung halamannya untuk dikebumikan, Senin (10/11/2025).
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK melalui Kasi Humas Iptu Thomas Bernandes Siahaan SSos, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
"Dari hasil pemeriksaan visum dokter RSUD Selasih tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di seluruh tubuh korban. Namun penyebab pasti kematian korban belum diketahui. Karena pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi," ujar Kasi Humas kepada Klikmx.com, Senin (10/11/2025). ***



