Pemuda Peduli Pelalawan Sweeping Kafe Remang-Remang, Temukan Miras dan Cewek Seksi

  • Kamis, 05 Maret 2026 - 03:50 WIB

KLIKMX.COM, PANGKALANKERINCI - Sejumlah Pemuda Peduli Pelalawan melakukan sweeping dan monitoring sejumlah kafe remang-remang dan Lapo tuak yang buka di kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Kamis (5/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Ternyata ditemukan puluhan kafe remang-remang dan Lapo tuak yang buka di bulan suci Ramadhan, dengan menyajikan minuman keras (Miras) dan pelayan cewek-cewek seksi.

Honda Februari 2026

Dikomandoi Dedi Azwandi, Ketua Pemuda Peduli Pelalawan turun menyisir ibu kota Kabupaten Pelalawan, menukan lapo tuak masih buka di Simpang Anjing, dengan pelayan wanita dan menyedikan minuman keras jenis anggur merah.


Ketika melakukan sweeping pertama, personil Polres Pelalawan ikut hadir melakukan pemeriksaan. Setelah sebelumnya tim gabungan Satpol PP Pelalawan juga turun memberikan himbauan, tapi mereka ditemukan tetap buka.

Setelah itu dilanjutkan ke Jalan Lingkar, ini lebih mengejutkan puluhan kafe remang-remang, tidak mengindahkan Surat Edaran (SE) Bupati Pelalawan Nomor 13 Tahun 2026, agar menutup tempat usahanya selama bulan Ramadan 1447 hijriah.

Ketika rombongan Pemuda Peduli Pelalawan datang melakukan sweeping, terlihat sejumlah tamu dengan santai duduk menikmati minuman keras yang tersaji di atas meja, jenis bir, tuak dan anggur merah.


Sementara di dampingi pelayan cewek seksi dan lampu kelap-kelip membuat suasana di kafe remang-remang kian meresahkan masyarakat dan telah menodai bulan suci Ramadhan tersebut.

"Kami hadir disini ingin menyampaikan himbauan terkait surat edaran Bupati Pelalawan, selama bulan Ramadan dilarang buka. Jadi mohon bapak-bapak dan ibu-ibu untuk menghargainya," ungkap Dedi Azwandi kepada pemilik kafe.

Setelah menemukan puluhan kafe remang-remang dan Lapo tuak yang buka dengan menyedikan Miran dan pelayan cewek seksi, langsung disampaikan ke pihak berwenang via WhatsApp.

"Kami minta kepada aparat pengak hukum baik kepolisian dan Satpol PP, serius bertindak untuk segera melakukan penertiban. Karena peringatan sudah di sampaikan, tapi mereka tetap buka di bulan puasa Ramadhan ini," tegasnya.

Namun, apabila imbauan ini tidak di indahkan. Karena sudah sangat meresahkan, Dedi berjanji akan mengerahkan massa lebih banyak untuk melakukan sweeping dan sekaligus penertiban.

"Kalau juga masih ada yang bandel, walau pihak Satpol PP dan Kepolisian turun. Kami minta seluruh kafe remang-remang dan warung tuak agar ditutup permanen, baik yang terbuka maupun online," pungkas Dedi yang juga pegiat sosial  dari Rumah Relawan Duafa Kabupaten Pelalawan. ***



Baca Juga