Warga Keluhkan Antrean Mengular di SPBU, Wako Pastikan Stok BBM Pekanbaru Tersedia 

  • Senin, 04 Mei 2026 - 17:15 WIB

KLIKMX.COM, PEKANBARU - Antrean panjang kendaraan untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam Kota Pekanbaru, mengular sejak satu pekan terakhir. 

Kondisi ini terjadi hampir di seluruh SPBU Kota Pekanbaru. Antrean kendaraan yang mengular juga kerap membuat kemacetan jalan.

Honda Februari 2026

Tata, salah seorang warga mengeluhkan kondisi langka nya BBM di Pekanbaru. 


"Pusing, isi BBM saja kita harus ngantre berjam-jam," aku cewek yang tinggal di Jalan Tengku Bey Simpang Tiga Pekanbaru, Senin (4/5/2026) pagi.

Dirinya berharap Pemerintah segera mengatasi kelangkaan BBM di Pekanbaru khususnya, Riau umumnya.

"Ya segeralah dinormalkan, mau sampaikan kapan begini, antrean di SPBU juga bikin jalan jadi macet," ungkap cewek berusia 26 tahun ini.


Sementara itu, Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho menyatakan jika tim dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sudah mengecek langsung ke Pertamina dan memastikan bahwa stok BBM untuk Pekanbaru masih tersedia.

"Kami bersama pak wawa (wakil walikota) sudah rapat dengan Forkopimda dan juga sudah mengecek ke Pertamina pusat bahwa stok ini sebenarnya masih ada," kata Wako, usai memimpin peringatan Hardiknas Tahun 2026, bertempat di lapangan Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (4/5/2026).

Menurut Agung, antrean yang mengular di SPBU dikarenakan adanya kekhawatiran warga akan terjadi kelangkaan dan kenaikan harga BBM.

"Karena ada kekhawatiran harga naik, mungkin takut BBM habis, maka berebut-rebut, antrean untuk mencari BBM tersebut," terangnya.

Untuk menghilangkan kekhawatiran warga, Agung mengaku sudah meminta Pertamina agar menambah alokasi BBM untuk Kota Pekanbaru.

"Kita sudah minta untuk menambah alokasi BBM untuk Kota Pekanbaru, dan itu sudah disetujui. Mudah-mudahan dalam waktu dekat (bisa terealisasi)," harapnya.

"Kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak Forkopimda baik itu kota maupun provinsi (untuk melakukan pengawasan bersama)," pungkasnya.***



Baca Juga

--ads--