Baru Dilantik, Gubernur Ini Berani Langsung Hapus Sistem Barcode di SPBU
- Jumat, 14 Februari 2025 - 14:15 WIB
- Reporter : Rakyat Aceh/RPG
- Redaktur : Yendra
Internet.
KLIKMX.COM, BANDAACEH – Tanpa tedeng aling-aling dan menunggu waktu, Gubernur Aceh yang baru saja dilantik, Muzakir Manaf alias Mualem langsung beraksi. Usai dilantik, dalam pidato perdananya Muzakir mengumumkan penghapusan system barcode ketika mengisi bahan bakar minyak di sentra pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik Pertamina.
Muzakir dilantik Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di gedung DPR Aceh, Rabu (12/2/2025) malam.
Kata dia, PR hari ini adalah semua SPBU yang ada di Aceh tidak ada lagi istilah barcode, mohon digaris bawahi semua.
“Siapa saja yang isi minyak, tetap terus karena tidak jadi masalah lagi bagi masyarakat,” katanya sebagaimana dilansir Harian Rakyat Aceh (Jawa Pos Group) , Jumat (14/2/2025).
Dia melihat, penerapan system barcode banyak dikeluhkan masyarakat Aceh. Sampai-sampai ada yang berniat membakar SPBU karena kebijakan barcode. Bahkan menurut Muzakir, system barcode merupakan sesuatu yang tidak berguna.
“Saya lihat di lapangan tidak ada makna sekalipun. Program barcode melakukan stiker, tidak ada makna sekalipun. Makanya saya ambil kesimpulan pada hari ini adalah untuk menghapuskan semua barcode yang ada di SPBU di Aceh,” lanjutnya.
Apa yang dilakukan pemerintah Aceh ini mendapat dukungan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) asal Kabupaten Bireuen, Rusyidi Mukhtar.
“Kami sangat mendukung sikap tegas Mualem menghapus penggunaan barcode di SPBU, karena kebijakan tersebut tidak berpihak kepada rakyat,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPRA itu.
Menurutnya, tidak ada guna barcode bagi pemasukan daerah, yang ada malah dapat menghambat masyarakat mengisi BBM. Apalagi selama ini, masyarakat Aceh sangat mengeluh kebijakan penggunaan barcode saat mengisi BBM di SPBU.
“Langkah Mualem sudah sangat tepat menghapus penggunaan barcode di SPBU. Semoga langsung terealisasi,” katanya.(***)
