Ada Mayat Penuh Luka di Pucuk Rantau, Korban Pembunuhan Lagi?
- Senin, 01 Juni 2026 - 21:47 WIB
- Reporter : Riawan Syaputra
- Redaktur : Yendra
KLIKMX.COM, TELUKKUANTAN - Sesosok Mayat pria dengan kondisi luka-luka, ditemukan diduga di dalam areal perkebunan sawit PT KTBM, tepatnya tak jauh dari Jalan Lintas Pucuk Rantau-Lubuk Jambi, Desa Muara Tiu, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Senin (1/6/2026) siang. Banyak warga yang menduga, mayat itu adalah korban pembunuhan, karena memiliki luka di sekujur tubuhnya.
Saat ditemukan, kondisi mayat itu tengkurap, tidak mengenakan baju, dan celananya tersingkap hingga celana dalamnya jelas terlihat. Namun, ada satu unit sepeda motor yang keadaannya rusak parah, dan diduga milik korban.
Belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian yang diperoleh Pekanbaru MX, baik dari pihak Polres Kuansing, maupun pihak Polsek Kuantan Mudik. Namun, informasi yang diperoleh Pekanbaru MX di lapangan, mayat itu sudah dievakuasi oleh pihak kepolisian setempat, dan sudah dibawa ke RSUD Teluk Kuantan.
Untuk diketahui, pada 8 bulan yang lalu, ada kasus pembunuhan sadis di Pucuk Rantau, yang mana pelakunya belum berhasil ditangkap hingga sekarang. Kejadian pembunuhan itu, terjadi pada 18 September 2025 silam, sekitar pukul 08.00 WIB di ruas jalan perkebunan.
Saat itu, Antonius Laila yang berjalan dengan istrinya diadang RZ yang merupakan pelaku tunggal kasus ini. Tanpa panjang cerita, RZ menghujamkan pisau ke Antonius Laila hingga terkapar dan akhirnya meninggal di tempat.
Pihak Polres Kuansing dan jajaran sudah melakukan upaya untuk mengungkapkan kasus ini. Mengejar RZ hingga ke hutan belantara di Pucuk Rantau yang berbatasan dengan daerah tetangga.
Bahkan sudah meminta bantuan unit khusus Polda Riau untuk melacak si pelaku pembunuhan, RZ. Tetapi sampai sekarang, RZ masih hilang dan belum ditemukan.
Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing), AKBP Hidayat Perdana saat dihubungi Pekanbaru MX beberapa waktu lalu, mengatakan, untuk kasus tersebut, pihaknya sudah di bentuk tim khusus, dibawah Kasat Reskrim untuk menangkap pelaku. Dan kini masih dalam proses pengejaran.
"Mohon doanya agar pelaku dapat segera ditangkap," ujar Kapolres.(***)
