Karhutla di Pekanbaru Berhasil Dipadamkan

  • Kamis, 09 Juli 2026 - 17:04 WIB

KLIKMX.COM, PEKANBARU - Tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Hasil ini didapat setelah dilakukan pemadaman sejak pagi hingga sore hari.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan api dipastikan telah padam total dengan total luas lahan terdampak sekitar satu hektare.

Honda Juni 4

Ferdian, mengatakan proses pemadaman yang dilakukan Kamis (9/7/2026) melibatkan personel Manggala Agni Daops Sumatera IV/Pekanbaru bersama BPBD, TNI dan Polri.


"Tim gabungan berhasil menuntaskan pemadaman di lokasi kebakaran. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, status api sudah padam total setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan secara menyeluruh," ujar Ferdian.

Pada hari pertama kebakaran, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai satu hektare. Selanjutnya, pada hari kedua tidak ditemukan adanya penambahan area yang terbakar sehingga total luas lahan terdampak tetap sekitar satu hektare.

Ferdian menambahkan, seluruh area yang terbakar berhasil dipadamkan melalui operasi pemadaman yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB. 


"Lahan yang terbakar didominasi pakisan, semak belukar, serta tanaman kelapa sawit di atas lahan gambut yang berstatus Areal Penggunaan Lain (APL) dan merupakan milik masyarakat," jelas Ferdian.

Dalam proses pemadaman tersebut, tim gabungan mengerahkan satu unit mobil angkut Strada, dua unit pompa mini striker, satu mesin induk, serta sejumlah selang dan perlengkapan pendukung lainnya. 

“Tim memperoleh sumber air dari kanal yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian,” ujar Ferdian.

Menurut Ferdian, kebakaran yang terjadi merupakan tipe kebakaran permukaan dan bawah permukaan (ground fire), sehingga proses pemadaman difokuskan pada pembasahan titik-titik bara yang masih tersisa.

"Tim dibagi menjadi dua regu. Regu pertama melakukan pemadaman pada titik-titik bara yang masih menyala, sedangkan regu kedua melaksanakan mopping up untuk memastikan tidak ada lagi bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali," jelasnya.

Selama proses pemadaman, kondisi cuaca didominasi cerah hingga berawan dengan kecepatan angin sekitar 7 kilometer per jam. 

“Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, kebakaran berhasil dikendalikan dan lokasi kini dinyatakan aman dari potensi api lanjutan,” pungkasnya. ***



Baca Juga

--ads--