80 Unit Rumah di Pasar Bom Pulau Kijang Hangus Terbakar, Warga Luka Tertimpa Seng

  • Rabu, 08 April 2026 - 16:00 WIB

KLIKMX.COM, PULAUKIJANG - Sebanyak 80 unit rumah di permukiman padat penduduk warga di kawasan Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), hangus terbakar pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 11.10 WIB.

Amukan si jago merah itu terjadi di sejumlah titik permukiman padat, meliputi Jalan Pahlawan, Jalan Tengah, dan Jalan Tepi Laut yang berada di RT 01 dan 02 RW 04.

Honda Februari 2026

“Mayoritas bangunan yang terbakar merupakan rumah semi permanen dan permanen, sehingga api dengan cepat merambat ke bangunan lainnya,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Inhil Junaidi Ismail.


Junaidi mengungkapkan, tim Damkar diturunkan ke lokasi setelah pihaknya menerima laporan kebakaran saat personel Balakar Reteh tengah menghadiri kegiatan warga.

Merespons laporan tersebut, petugas Damkar Inhil yang stundby di Pulau Kijang-Kecamatan Reteh langsung diturunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

“Setelah menerima laporan, personel langsung menuju lokasi melakukan upaya pemadaman dengan dibantu masyarakat setempat,” ujarnya.


Setelah petugas berjibaku di lokasi, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 14.00 WIB. Selanjutnya, dilakukan proses pendinginan untuk mencegah kebakaran kembali meluas.

“Hingga pukul 16.00 WIB, petugas di lokasi masih melakukan pendinginan,” ujar Junaidi.

Untuk proses pemadaman, petugas memanfaatkan sumber air dari sungai yang berada di sekitar lokasi. Karena keterbatasan akses dan cepatnya penyebaran api di kawasan padat penduduk tersebut.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Namun, seorang warga bernama Mulyadi mengalami luka akibat tertimpa material atap seng.

Junaidi mengatakan, total kerugian material akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.

“Penyebab kebakaran juga masih dalam penyelidikan,” kata Junaidi.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat dengan bangunan yang mudah terbakar. ***

 



Baca Juga

--ads--