- Beranda
- Hukum & Kriminal
- Pelaku Pembunuhan di Pelalawan Ditangkap di Pegunungan Lampung Barat
Dua Pekan Diburu dan Motifnya Salah Paham
Pelaku Pembunuhan di Pelalawan Ditangkap di Pegunungan Lampung Barat
- Senin, 08 Desember 2025 - 16:01 WIB
- Reporter : M Said
- Redaktur : Yendra
KLIKMX.COM, PELALAWAN - Tim gabungan Opsnal Satreskrim dan Intelkam Polres Pelalawan, berhasil menangkap pelaku pembunuhan berinisial HS (33), di daerah pegunungan Pemangku Heru, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung.
Demikian disampaikan Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK didampingi Wakapolres Kompol Asep Rahmat SH SIK MM, Kasat Reskrim AKP I Gede Yoga Eka STrK SIK MH, dan Kasi Humas Iptu Thomas Bernandes Siahaan SSos, dalam press rilis, Senin (8/12/2025) sore.
"Pelaku berhasil kita tangkap, berkat hasil kerja keras tim gabungan dan hasil koordinasi dengan Polres Lampung Barat, setelah selama dua pekan diburu,'' ujar Kapolres Pelalawan.
Dijelaskan Kapolres Pelalawan, bahwa kasus pembunuhan ini motif salah paham, setelah dipengaruhi minuman tuak di sebuah warung kawasan Jalan Datuk Engku Raja Lela Putra, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Ahad 16 Nopember 2025 subuh sekitar pukul 04.00 WIB.
"Motifnya kesalahpahaman, antara pelaku dengan korban. Hingga terjadi keributan yang berujung terjadi perkelahian dan pelaku mengunakan senjata tajam jenis pisau," ungkap AKBP John.
Dalam perkelahian itu, pelaku yang sudah mabuk akibat pengaruh minuman keras, langsung menikam secara membabi buta, membuat korban Leo Oskar Laia (22) mengalami dua luka tusuk di leher dan satu luka tusuk di bagian lengan kanan.
Akibat banyak mengeluarkan darah hingga tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan dua rekannya I dan D juga mengalami luka akibat ditikam oleh pelaku secara membabi buta dan dilarikan ke RS Amelia Medika, Pangkalan Kerinci.
Personel Polres Pelalawan yang mendapat laporan kasus pembunuhan, langsung turun ke TPK dan mendatangi RS Amelia Medika Pangkalan Kerinci.
"Setelah melakukan pemeriksaan 24 orang saksi, pelaku yang telah diketahui identitasnya langsung diselidiki keberadaanya," lanjut Kasat Reskrim AKP I Gede.
Namun pelaku yang diketahui kabur ke arah Pekanbaru mengunakan mobil travel langsung dilakukan pengejaran, hingga terendus kabur ke darah Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Tapi pelaku yang mengetahui diburu polisi, kembali melarikan diri ke daerah kampung halamannya di Padang Sidempuan, Provinsi Sumatera Utara. Selanjutnya ke Lampung Barat.
Berkat kerja keras, hasil penelusuran oleh tim gabungan yang dipimpin Kanit I Pidum Unit Reskrim Ipda Dodo Arifin SH MH, berhasil mengendus keberadaan pelaku dan melakukan pengejaran ke daerah Lampung Barat.
Setelah melakukan koordinasi dengan Polres Lampung Barat, tim gabungan langsung melakukan penangkapan pelaku di sebuah pondok kebun sayur di perbukitan di Pemangku Heru, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat.
Tanpa perlawanan pelaku pembunuhan berhasil disergap, saat lagi istirahat di pondok keluarganya, Sabtu 27 November 2025 sekitar pukul 11.00 WIB.
Setelah diamankan dan hasil interogasi pelaku mengakui telah menikam korban, dan pisau yang digunakan disimpan di rumah keluarganya di daerah Duri, Kabupaten Bengkalis.
"Kemudian kita lakukan pengembangan dan barang bukti pisau yang digunakan pelaku berhasil ditemukan. Atas perbuatannya, tersangka kita jerat pasal 338 dan junto pasal 351 Ayat (3) KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," pungkas Kasat Reskrim. ***
