- Beranda
- Lakalantas
- Tabrak Lari Mobil Tak Dikenal, Remaja Tewas dan Rekannya Masih Dirawat di RSUD
Tabrak Lari Mobil Tak Dikenal, Remaja Tewas dan Rekannya Masih Dirawat di RSUD
- Sabtu, 04 April 2026 - 09:14 WIB
- Reporter : Hendra Nainggolan
- Redaktur : Armazi Yendra
Personel Polresta Pekanbaru melakukan olah tempat kejadian perkara.
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Seorang remaja tewas meregang nyawa setelah mengalami kecelakaan lalu lintas akibat tabrak lari di Jalan Parit Indah, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Korban bernama Rizki Pratama Putra (17), yang saat kejadian mengendarai sepeda motor Honda Beat BM 5357 ACM.
“Korban meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru, akibat luka serius di bagian kepala,” kata Kasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP Satrio Bagus Wiraaksana, Sabtu (4/4/2026).
Diketahui, saat peristiwa tersebut, korban tidak seorang diri dan membonceng rekannya, Ridho Saputra (16), seorang pelajar, yang turut menjadi korban.
“Akibat peristiwa tersebut, penumpang yang dibawa korban merupakan rekannya mengalami luka ringan berupa bengkak di bibir serta sakit kepala. Ridho saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit yang sama,” kata Satrio.
Satrio menceritakan, kecelakaan terjadi di tikungan Jalan Parit Indah ujung, tepatnya di dekat sebuah rumah warga. Saat itu, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah barat menuju timur.
Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga bertabrakan dengan sebuah pengemudi mobil tak dikenal datang dari arah berlawanan.
“Setelah kejadian, pengemudi mobil yang tidak diketahui identitasnya langsung melarikan diri dari lokasi sehingga hingga kini identitas kendaraan maupun sopirnya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” terang Satrio.
Akibat kecelakaan tersebut, sepeda motor korban diketahui mengalami kerusakan berat di bagian depan dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp2 juta.
Satrio juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama saat melintasi jalan tikungan, serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
“Hasil penyelidikan awal, polisi menduga kecelakaan dipicu kurangnya konsentrasi pengendara sepeda motor. Selain itu, korban juga diduga tidak berhati-hati dan tidak berada di jalur kiri saat melintas di tikungan,” pungkas Satrio. ***
