Polda Riau Bangun Jembatan Merah Putih Presisi di Enok: Akses Vital - Keselamatan Warga
- Rabu, 15 April 2026 - 14:32 WIB
- Reporter : Hendra Nainggolan
- Redaktur : Armazi Yendra
Personel Polsek Enok bersama warga Aparatur Pemerintah setempat terlihat kompak dan bahu membahu membangun Jembatan Presisi Merah Putih di Pantai Seberang Makmur, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (15/4/2026).
KLIKMX.COM, INHIL - Dalam hitungan hari, warga Pantai Seberang Makmur, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), akan memiliki jalur penghubung yang layak. Hal itu diwujudkan melalui pembangunan dan renovasi jembatan dalam program “Jembatan Merah Putih Presisi” yang mulai dilaksanakan pada Rabu (15/4/2026).
Bagi masyarakat setempat, keberadaan jembatan sangat begitu viral untuk digunakan para pejalan kaki dan kendaraan untuk mengeluarkan hasil kebun.
Pembangunan dipimpin langsung oleh Kapolsek Enok Iptu Parsaulian Simanjuntak SH MH. Turut hadir di antaranya Camat Enok Rahali, Sekcam Arafy Rasyidi, Lurah Pantai Seberang Makmur Siti Aminah, personel Polsek Enok, Babinsa, perangkat kelurahan, serta tokoh dan masyarakat setempat.
Kapolsek Enok Iptu Parsaulian Simanjuntak mengatakan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat, khususnya akses vital yang selama ini digunakan warga.
Sebelumnya, jelas Iptu Parsaulian, kondisi jembatan tersebut mengalami kerusakan sehingga dikawatirkan akan mengancam keselamatan warga.
“Jembatan ini menjadi akses utama bagi warga, termasuk anak sekolah dan masyarakat yang mengangkut hasil kebun. Sehingga perbaikan ini penting untuk menjamin keselamatan dan kelancaran aktivitas warga,” ujarnya.
Menurutnya, dengan dibangunnya jembatan ini akan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, serta merupakan sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui semangat gotong royong.
Kapolsek mengatakan setelah dibangun jembatan ini akan digunakan pejalan kaki maupun kendaraan ringan untuk menunjang mobilitas warga dan distribusi hasil perkebunan.
“Hingga saat ini, progres pembangunan jembatan telah mencapai sekitar 75 persen. Pekerjaan ditargetkan rampung dalam waktu tiga hari, dengan durasi pengerjaan delapan jam per hari,” ujar mantan Kanit Lakalantas Polres Inhil itu.
Untuk tahapan pekerjaan meliputi pembongkaran jembatan lama, pemasangan tiang, gelegar, hingga papan jembatan. Kemudian, dilanjutkan pengerjaan pemasangan pagar pengaman serta pengecatan jembatan.
Warga setempat yang melihat langsung pengerjaan jembatan mengapresiasi respons cepat yang dilakukan oleh Polda Riau, Polres Inhil dan Polsek Enok. ***
