- Beranda
- Riau Pesisir
- Jelajahi Keindahan Alam di Bokor-Meranti, Kapolda Riau: Jaga Budaya dan Lingkungan
Jelajahi Keindahan Alam di Bokor-Meranti, Kapolda Riau: Jaga Budaya dan Lingkungan
- Selasa, 17 Februari 2026 - 13:33 WIB
- Reporter : Hendra Nainggolan
- Redaktur : Armazi Yendra
KLIKMX.COM, MERANTI - Keindahan alam di Desa Wisata Budaya Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kabupaten Kepulauan Meranti, memanjakan mata Kapolda Riau Irjen Dr Herry Heryawan SIK MH MHum, selaku penggagas program Green Policing, Selasa (17/2/2026).
Dalam kunjungannya, ia menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai ahli waris kebudayaan sekaligus penjaga kelestarian lingkungan.
Selain kegiatan Susur Sungai Jelajah Kampung dan untuk merayakan tradisi lokal, Kapolda Riau datang ke sana juga membawa misi pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir.
Setibanya, pandangan Irjen Herry dan rombongan dimanjakan ekowisata budaya saat menjelajahi keindahan sungai serta kehidupan masyarakat setempat yang masih mempertahankan kearifan lokal.
Dalam kunjungan itu, Kapolda menyusuri aliran sungai untuk melihat langsung potensi ekowisata hutan mangrove di wilayah tersebut. Ia mengaku terkesan dengan keanekaragaman hayati yang masih terjaga dengan baik di kawasan pesisir Meranti.
“Kita menyusuri sungai melihat keindahan alam, mangrove yang merupakan paru-paru dunia. Di sini kita melihat langsung ekosistem dengan berbagai spesies hewan tertentu yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Agar alam pulau Bokor selalu terjaga, Kapolda berpesan tentang pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga budaya dan lingkungan, khususnya di wilayah Kepulauan Meranti secara luas. Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis dalam melanjutkan pembangunan dan menjaga keseimbangan alam.
“Saya ingin menghadirkan tunas-tunas muda. Mereka yang akan menggantikan pemimpin saat ini. Mereka juga harus belajar memberikan keadilan untuk alam agar hutan dan mangrove tidak dirusak,” ungkap Kapolda alumni Akpol 1996 itu.
Kepada masyarakat di sana, Kapolda juga memperkenalkan program unggulan Polda Riau, yakni Green Policing, konsep pemolisian berbasis kepedulian lingkungan yang mendorong perlindungan ekosistem sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
“Ini bagian dari komitmen Menjaga Tuah dan Melindungi Marwah. Kita harus berbuat baik tidak hanya kepada manusia, tetapi juga kepada alam,” katanya.
Selain aspek budaya dan lingkungan, Kapolda juga menunjukkan perhatian terhadap kesejahteraan nelayan lokal. Ia berencana memberikan bantuan mesin ketingting, guna mendukung mobilitas nelayan dalam mengembangkan ekosistem ekonomi di pulau-pulau kecil yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka.
Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan sekadar seremonial, melainkan untuk mendengar langsung aspirasi warga serta memperkuat keamanan dan perekonomian daerah.
“Kegiatan ini adalah upaya untuk mendengar keluhan masyarakat dan berjalan bersama menjaga keamanan serta membangkitkan ekonomi,” ucapnya.
Di akhir kegiatan, Kapolda mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan Call Center 110 jika menghadapi persoalan keamanan. Layanan tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadan.
Sejumlah pejabat yang turut mendampingi kunjungan tersebut, antara lain Wakapolda Riau Brigjen Pol Dr Hengki Haryadi SIK MH, Kabid Humas Kombes Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, Dirkrimum Kombes Hasyim Risahondua, Dirpolairud Kombes Apri Fajar Hermanto, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar, Ketua PN Bengkalis, Kajari Kepulauan Meranti, Kalapas, KSOP Selatpanjang, serta jajaran Forkopimda setempat. ***
