Pemuda Tewas Tenggelam di Kolam Bekas Galian Pembangunan Green City Pekanbaru
- Minggu, 20 September 2026 - 19:18 WIB
- Reporter : Bakti
- Redaktur : Armazi Yendra
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang pemuda berinisial A (20), yang tewas tenggelam di kolam bekas galian pembangunan Green City di Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Ahad (20/9/2026).
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang pemuda berinisial A (20), yang tewas tenggelam di kolam bekas galian pembangunan Green City di Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Ahad (20/9/2026).
Korban ditemukan setelah dilakukan operasi pencarian sejak laporan kejadian diterima Kantor SAR Pekanbaru.
Warga Bukit Barisan tersebut ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka.
Informasi insiden tersebut berawal sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, korban bersama sejumlah rekannya sedang berenang di kolam bekas galian basement yang memiliki kedalaman sekitar 9 meter.
Menurut keterangan saksi-saksi saat itu rekan-rekan korban telah berenang menuju tepian kolam. Sementara itu, korban berenang seorang diri ke bagian tengah kolam.
Diduga karena kelelahan korban pun tenggelam dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi sempat melakukan pencarian secara mandiri. Namun, hingga laporan diterima Kantor SAR Pekanbaru, korban belum berhasil ditemukan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Pekanbaru mengerahkan Tim Rescue ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Operasi SAR dilakukan dengan melibatkan tim gabungan yang berkoordinasi bersama unsur terkait dan masyarakat setempat.
"Korban ditemukan pada Minggu sore tadi," kata Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi kepada Klikmx.com.
Di sela-sela operasi pencarian, Wakil Wali Kota Pekanbaru, H Markarius Anwar ST MArch, terlihat hadir di lokasi dan menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa korban serta mengucapkan terima kasih kepada Tim SAR Gabungan yang telah melakukan upaya pencarian dan evakuasi.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) secara resmi dinyatakan ditutup. ***
