Tempatkan Jukir Tanpa Pungutan

PT YSM Cek Potensi Parkir di Planet Swalayan

  • Kamis, 16 September 2021 - 20:05 WIB

KLIKMX.COM, PEKANBARU --Sejak peralihan pengelolaan parkir tepi jalan umum dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru ke PT Yabisa Sukses Mandiri (YSM) penataan terus dilakukan. 

Penataan dilakukan guna memberi layanan maksimal ke masyarakat, dan memaksimalkan pendapatan dari potensi parkir yang ada. 

Honda Februari 2026

PT YSM bersama Dinas Perhubungan Pekanbaru kembali melakukan cek potensi di Planet Swalayan, Jalan KH Nasution, Kamis (16/9/2021). 


Tim dari PT YSM bersama Dishub Pekanbaru menempatkan dua juru parkir (Jukir) di tempat itu. Mereka ingin memastikan potensi dari pendapatan parkir di sana. 

"Jadi hari ini kita tempatkan dua jukir. Karcis diberikan ke pengendara, tapi tidak dipungut tarif parkir. Kita mau tau berapa kekuatan sehari," kata Desmor, perwakilan PT YSM. 

Mereka bakal menempatkan jukir ditempat itu tanpa memungut tarif parkir selama dua hari kedepan. 


Penempatan jukir ini juga menindaklanjuti dari keinginan pemilik usaha untuk memilih menyerahkan pengelolaan parkir ke perusahaan secure parking.

Namun pengurusan ini masih terkendala rekomendasi Analisa Dampak Lalu Lintas (Andalalin) dari Dishub Pekanbaru yang belum diterbitkan. 

"Kita menindaklanjuti yang surat permohonan yang diajukan ke Dishub untuk pengelolaan ke secure parking. Jadi kita cek potensi dengan membagikan karcis. Berapa karcis habis, kita tau berapa potensi nya," terangnya. 

Namun, hingga saat ini surat rekomendasi itu belum kunjung terbit. Pengelolaan parkir langsung diambil alih pemilik usaha dengan membuat parkir gratis. 

Jika kedepan pemilik usaha memilih pengelolaan ke secure parking, tarif parkir di sana masuk dalam kategori pajak parkir yang diselenggarakan oleh Badan Pendapatan (Bapenda) Kota Pekanbaru. 

Sementara itu, Danru UPT Perparkiran Dishub Pekanbaru, Heri Tanjung menyebut, selama ini objek parkir di sana masuk ke dalam pajak parkir. 

Namun, secara regulasi yang ada, lokasi parkir di sana masuk kategori ruang milik jalan. Dimana diatur dalam Perwako, ketika pemanfaatan ruang milik jalan diselengarakan oleh Dinas Perhubungan. 

"Jadi kita tata lagi, namun pemilik ingin menyerahkan ke secure parking. Tapi tergantung tim survei nanti lah, apakah mereka layak dijadikan objek pajak atau ke jasa layanan parkir," ungkapnya. 

Ia menyebut, pendampingan dilakukan dalam dua hari kedepan. Jika mereka tidak mendapatkan rekomendasi andalalin, maka pengelolaan akan dilakukan Dishub Pekanbaru melalui PT YSM selaku rekanan. 

Ia menambahkan, pihaknya telah meminta pemilik usaha untuk menunjukkan rekomendasi dari Dishub terkait andalalin sejak 5 bulan lalu jika mereka ingin membuat parkir khusus. Namun hingga saat ini pemilik usaha belum dapat menunjukkan.

Terpisah, Manager Planet Swalayan Lukman mengatakan, selama ini belum ada koordinasi antara Dishub maupun PT YSM kepada pihaknya. 

"Iya tadi anggota bilang mereka survei. Jadi kasih karcis tapi pengunjung gak bayar. Sebelumnya belum ada koordinasi ke kita," singkatnya. ***



Baca Juga

--ads--