Ditarget Akhir Bulan Digunakan, APBD Perubahan untuk Tunda Bayar, dan Pembayaran Wajib
- Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB
- Reporter : Riawan Syaputra
- Redaktur : Yendra
KLIKMX.COM, TELUKKUANTAN - Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), memprediksi, dalam pekan ini verifikasi dan evaluasi di Kemendagri rampung. Karena APBD Perubahan 2026 yang disahkan sebesar Rp1,6 triliun lebih itu, masih proses verifikasi dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Pemkab Kuansing sendiri optimis kalau proses verifikasi dan evaluasi di Kemendagri itu tidak akan banyak hambatan. Sehingga bisa dilanjutkan ke Pemprov Riau untuk hal yang sama, verifikasi dan evaluasi.
"Kami memperkirakan verifikasi dilan evaluasi APBD Perubahan 2026 rampung pekan ini. Sehingga depan dilanjutkan dengan penjadwalan verifikasi dan evaluasi di Pemprov Riau," ungkap Kepala BPKAD Kuansing, H Jafrinaldi AP MIP, Rabu (14/10/2026) siang.
Jafrinaldi menjelaskan, sejauh ini verifikasi dan evaluasi berjalan lancar. Namun Pemkab tetap menunggu hasil verifikasi atau evaluasi bila ada perbaikan.
Bila proses verifikasi dan evaluasi di Kemendagri dan Pemprov berjalan lancar, maka APBD Perubahan 2026 diperkirakan akhir Oktober 2026 sudah bisa digunakan sesuai peruntukan penggunaannya. Minsalnya saja, cicilan tunda bayar atau utang daerah maupun kewajiban mengikat daerah lainnya yang harus dibayarkan.
Sementara untuk APBD murni 2027, saat ini Tim TAPD bersama Tim Banggar DPRD Kuansing menggesa pembahasan anggaran dan program yang tertuang di dalam KUA PPAS APBD 2027.
Di dalam pembahasan itu, DPRD meminta pada TAPD untuk menyesuaikan kembali program dan anggaran dengan besaran transfer keuangan ke daerah (TKD). Baik anggaran pusat maupun provinsi.
Dimana ada proyeksi pengurangan TKD pusat le daerah pada tahun 2027, sehingga dibutuhkan penyesuaian kembali anggaran dan program yang disusun.
Namun TAPD belum bisa memastikan berapa besaran pengurannya. Karena peraturan menteri keuangan (PMK) yang mengatur itu belum keluar. "Jadi kami belum bisa sebutkan besarannya berapa. Karena kami masih menunggu PMK keluar," ujarnya Jafrinaldi.
Pemkab Kuansing tentu saja berharap, alokasi TKD pusat ke Kabupaten Kuansing tidak jauh melorot dari besaran pada tahun 2026 yang mencapai lebih dari Rp1 triliun.(***)

