Asap Karhutla Ganggu Udara Pekanbaru, Warga Diminta Batasi Aktivitas Luar Rumah
- Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:55 WIB
- Reporter : Ridho Fernandes
- Redaktur : Raja Mirza
Kabut asap menyelimuti Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu (foto/net)
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, melalui Dinas Kesehatan (Diskes) mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Imbauan ini disampaikan menyusul menurunnya kualitas udara di Kota Pekanbaru yang sempat berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap dari kebakaran lahan.
Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kualitas udara Kota Pekanbaru tercatat berada pada kategori tidak sehat dengan konsentrasi partikulat (PM2.5). Kondisi tersebut perlu diwaspadai masyarakat karena dapat berdampak terhadap kesehatan, khususnya bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, mengatakan masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah selama kualitas udara masih berada pada kondisi tidak sehat.
"Kami mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama saat kualitas udara dalam kondisi tidak sehat," kata Dedy Sambudi, Selasa (18/8/2026).
Selain membatasi aktivitas di luar rumah, Dedy juga mengingatkan warga yang memang harus beraktivitas di luar agar menggunakan masker. Menurutnya, penggunaan masker dapat membantu mengurangi dampak paparan kabut asap.
Ia menyebutkan, kondisi asap tebal kerap terjadi terutama pada pagi hingga menjelang siang hari. Karena itu, masyarakat diminta lebih waspada ketika harus beraktivitas di luar ruangan pada waktu tersebut.
"Kami mengingatkan warga, apabila memang harus beraktivitas di luar rumah, kenakanlah masker," ujarnya.
Dedy juga mengingatkan masyarakat untuk memperbanyak konsumsi air putih. Menurutnya, mencukupi kebutuhan cairan tubuh penting dilakukan untuk mencegah dehidrasi, terutama ketika masyarakat harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Di sisi lain, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru turut menyiagakan 21 puskesmas sebagai lokasi rujukan bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan setelah terpapar kabut asap dapat segera mendatangi puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan.
"Kami mengimbau agar segera ke puskesmas jika ada keluhan batuk pilek," pungkasnya.***
