- Beranda
- RIAUSTORIA
- Enam Sastrawan Riau Diapresiasi Kemendikdasmen, Ini Masing-masingnya
Enam Sastrawan Riau Diapresiasi Kemendikdasmen, Ini Masing-masingnya
- Kamis, 28 Mei 2026 - 09:18 WIB
- Redaktur : Armazi Yendra
Empat dari enam penerima apreasiasi sastra asal Riau yang diberikan Kemendikdasmen RI kepada Dantje S Moeis, Mosthamir Thalib, Griven H Putra dan Harry B Kari'un.
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Enam sastrawan dan pegiat sastra Riau bersama puluhan seniman pilihan Indonesia lainnya diapresiasi oleh Kemendikdasmen RI 2026 ini.
Empat orang yang kategori 40 tahun menekuni dunia sastra masing-masingnya, yakni Mosthamir Thalib, Dantje S Moeis, Abdul Razak dan Muhammad Nasir. Dua orang masuk kategori 20 tahun berkiprah pada sastra Griven H Putra dan Harry B Kori'un.
Selain untuk sastrawan, Kemendikdasmen juga memberikan bantuan fasilitas kepada komunitas sastra di seluruh Indonesia. Untuk tahun ini dari daerah ini terpilih Rumah Kreatif Suku Seni Riau.
Seniman penulis di kanvas Dantje S Moes langsung menyatakan syukur. "Allah Mahapemurah. Memberi jalan mengatasi biaya hidup dalam kondisi yang harus berhubungan terus dengan lingkungan obat-obatan yang berkaitan dengan dunia kedokteran," ungkapnya, Kamis (28/5/2026).
Seniman bekas pengasuh majalah Sastra Sagang ini sekarang memang dalam kondisi kurang sehat, bolak-balik kontrol kesehatan ke rumah sakit.
Griven H Putra yang tengah menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekkah sesaat mendapat kabar ini juga menyatakan rasa syukurnya. "Terima kasih Balai Bahasa. Semoga ke depan sastrawan Riau lebih banyak yang memperoleh bantuan ini," ucapnya.
Mosthamir Thalib mengatakan, dia memberikan penghargaan yang besar kepada Balai Bahasa Pekanbaru karena telah begitu aktif menjaring dan telah mengusulkan para sastrawan dan pegiat sastra dari Riau.
''Alhamdulillah, tanpa disadari sudah 46 tahun saya bergiat di dunia sastra. Jumpa piagam lama. Pernah juara satu lomba baca Cerpen waktu SMP tahun 1980 di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir,'' ujar penulis Telatah Wak Atan ini, yang juga pernah juara menulis semasa SMA pada Hari Kesehatan RI, juga di Tembilahan tahun 1983. ***
