- Beranda
- Hukum & Kriminal
- Hasil Assessment Anak Bupati Positif Ganja, BNN: AF Terpapar Asap di Toilet
Hasil Assessment Anak Bupati Positif Ganja, BNN: AF Terpapar Asap di Toilet
- Kamis, 28 Mei 2026 - 10:18 WIB
- Reporter : Tim Pekanbaru MX
- Redaktur : Redaksi
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Pasca digerebek aparat gabungan Polisi Militer (Pom) TNI AD Pom TNI AU dan Propam Polda Riau. Hasil assessment terhadap 13 yang ditemukan pesta narkoba di salah satu tempat hiburan malam menyatakan seluruhnya positif narkoba.
Dari belasan orang tersebut, salah satunya adalah AF, disebut-sebut merupakan anak Bupati Pelalawan berinisial AF (21).
“AF salah satu dari belasan orang yang diamankan terbukti positif mengandung etomidate dan ganja,” kata Kepala BNNK Pekanbaru Kombes Wawan Setiawan.
AF, lanjut Wawan, diduga tidak mengonsumsi ganja secara langsung, melainkan terpapar asap saat berada di toilet.
Selain itu, pihaknya menyimpulkan bahwa AF tidak terlibat dalam jaringan peredaran narkotika dan hanya masuk kategori pengguna ringan.
“Tersangka inisial AF positif etomidate dan ganja. Tetapi untuk ganja, dia tidak menggunakan ganja, termasuk juga dibenarkan dengan keterangan dua orang pengguna ganja lainnya,” kata Wawan.
Menurut hasil pendalaman tim asesmen, AF terpapar asap ganja saat di ruangan tertutup. Karena dua tersangka lainnya sedang menghisap ganja di dalam toilet, lalu AF masuk ke lokasi tersebut.
“Kok bisa tidak menggunakan ganja tapi positif? Ternyata dua tersangka yang menggunakan ganja, mereka menghisap ganja di dalam toilet. Lalu AF masuk ke toilet tersebut,” ujar Wawan.
Penjelasan itu, lanjut dia, juga telah dikonsultasikan kepada tim medis terkait kemungkinan seseorang dinyatakan positif ganja akibat menghirup asap di ruang tertutup.
“Dan saya tanya ke dokter, apakah bisa positif ganja jika situasinya seperti itu, menghirup asap di udara? Ternyata bisa. Dan yang bersangkutan mengaku tidak menggunakan ganja,” jelasnya.
Berdasarkan hasil asesmen gabungan tim hukum dan tim medis, AF diputuskan menjalani rawat jalan di BNNK Pekanbaru sebanyak empat kali.
“Masukan dari tim hukum dan tim medis, bahwa yang bersangkutan tidak terlibat jaringan dan menggunakan narkotika kategori ringan, diputuskan dirawat jalan di BNN Kota Pekanbaru sebanyak empat kali,” pungkas Wawan.
Sebelumnya, aparat gabungan Polisi Militer TNI AD, Pom TNI AU dan Propam Polda Riau menggerebek dugaan pesta narkoba di salah satu tempat hiburan malam di Pekanbaru, Ahad (24/5/2026) dini hari.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta mengatakan, sebanyak 13 orang diamankan dan diserahkan ke Satresnarkoba Polresta Pekanbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Terhadap 13 orang penyalahgunaan narkotika ini, diserahkan ke Polresta Pekanbaru,” kata Muharman saat konferensi pers.
Dari 13 orang tersebut, terdiri dari 8 pria dan 5 wanita yang berasal dari Pekanbaru, Kampar dan Pelalawan. Polisi turut mengamankan barang bukti ganja kering seberat 9,8 gram serta empat cairan etomidate dari pelaku FER. Selain itu, polisi juga menyita 1,2 gram ganja dari pelaku FAY.
Seluruh pelaku kemudian menjalani tes urine di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau. Hasilnya, tiga orang dinyatakan positif ganja, sedangkan lainnya positif etomidate.
“Tiga orang positif memakai ganja, selebihnya positif etomidate,” sebut Muharman.
Meski nama AF dikaitkan sebagai anak pejabat atau disebut anak Bupati Pelalawan, Muharman enggan memberikan penjelasan lebih jauh terkait latar belakang para pelaku.
“Untuk latar belakang pelaku, maaf kami tidak bisa menjawab,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru AKP Noki Loviko mengatakan, pihaknya masih mendalami asal-usul narkoba yang digunakan para pelaku.
“Kami selidiki dari mana mereka mendapat barang tersebut,” kata Noki.
Sedangkan pejabat Pemkab Pelalawan yang dikonfirmasi terkait keterlibatan anaknya tidak membantah informasi tersebut, namun memilih tidak memberikan komentar. ***
