Masyarakat Rasakan Kehadiran Polri

Polda Rampungkan Pembangunan 39 Jembatan Merah Putih di Riau, Ini Sebaran Wilayahnya

  • Kamis, 14 Mei 2026 - 13:22 WIB

KLIKMX.COM, PEKANBARU - Sebanyak 39 jembatan merah putih presisi di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau telah selesai dibangun dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Hal ini merupakan bentuk komitmen Polda Riau dalam menghadirkan akses yang aman dan layak bagi masyarakat pedesaan melalui Satgas Darurat Pembangunan dan Renovasi Infrastruktur Jembatan Tahap II.

Sebaran puluhan jembatan yang telah rampung dibangun tersebut masing-masingnya, yakni di wilayah Siak, Dumai, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Pelalawan hingga Kuantan Singingi.

Honda Februari 2026

Hingga, pada Rabu (13/5/2026) sebanyak 39 jembatan sudah rampung dan dapat digunakan oleh masyarakat setempat.


“Jembatan-jembatan tersebut sebelumnya dalam kondisi rusak, membahayakan warga, bahkan menghambat akses pelajar menuju sekolah,” kata Kapolda Riau Irjen Dr Herry Heryawan SIK MH MHum, Kamis (14/5/2026).

Program Satgas Darurat Pembangunan Jembatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pentingnya keselamatan, akses pendidikan, dan social inclusion bagi masyarakat pedesaan.

Untuk menyukseskan program kemanusiaan tersebut, Polda Riau menerjunkan sebanyak 120 personel gabungan dari Satbrimob, Ditsamapta, dan Ditpolairud Polda Riau.


“Perampungan pembangunan jembatan ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membuka keterisolasian wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi, hingga mendukung akses pendidikan anak-anak di desa,” ujar Kapolda alumni Akpol 1996 itu.

Irjen Herry mengapresiasi seluruh personel yang terlibat karena program ini merupakan implementasi nyata Polri Presisi yang hadir membantu kebutuhan dasar masyarakat.

Fungsi jembatan, jelas Kapolda, bukan hanya sebagai sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga penghubung harapan masyarakat menuju pendidikan, ekonomi, pelayanan kesehatan, dan kehidupan yang lebih baik.

“Saya mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang bekerja tanpa kenal lelah demi masyarakat,” ujarnya.

Program ini, lanjut Kapolda, merupakan bagian dari semangat pengabdian Polri kepada rakyat yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri. Ketika akses terbuka, roda ekonomi bergerak, anak-anak bisa pergi sekolah dengan aman, dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir,” tambahnya.

Dansat Brimob Polda Riau Kombes I Ketut Gede Adi Wibawa SIK menambahkan, pembangunan jembatan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan gotong royong bersama masyarakat setempat.

Dalam prosesnya, pembangunan dilakukan melalui pembuatan konstruksi baru serta renovasi total terhadap jembatan yang sudah tidak layak digunakan.

“Pembangunan ini bukan sekadar membangun fisik jembatan, tetapi juga membangun harapan masyarakat agar aktivitas sehari-hari menjadi lebih aman dan lancar,” ujarnya.

Selain itu, jelas Dansat, saat ini terdapat 37 jembatan lainnya yang masih dalam proses pembangunan di sejumlah daerah. Progres pengerjaan bervariasi, mulai dari tahap pondasi hingga finishing. Sementara tujuh titik lainnya telah memasuki tahap persiapan pembangunan.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi secara umum berlangsung aman dan kondusif. Meski di beberapa lokasi sempat terkendala cuaca hujan dan arus air deras, proses pengerjaan tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Ada beberapa proyek yang menjadi perhatian, di antaranya pembangunan jembatan sepanjang 168 meter di Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, serta pembangunan akses penghubung desa di wilayah Kuantan Singingi, Bengkalis, Pelalawan, hingga Kota Dumai,” pungkas Dansat. ***

 



Baca Juga

--ads--