LKJ Raja Ali Kelana 2026 Beberapa Hari Lagi Ditutup, Ini Batas Terakhir Pengirimannya
- Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:25 WIB
- Redaktur : Armazi Yendra
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) Raja Ali Kelana 2026 berupa karya tulis dan foto yang ditaja
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau, beberapa hari lagi ke depan ditutup.
Perlombaan ini kembali dihadirkan guna mendorong lahirnya karya-karya jurnalistik berkualitas. Dengan mengangkat isu pembangunan energi berkelanjutan.
Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar, mengungkapkan, bahwa kompetisi ini terbuka bagi seluruh anggota aktif PWI yang memiliki karya jurnalistik sesuai dengan tema yang telah ditetapkan.
"Tahun ini panitia mengangkat tema; Inovasi Teknologi Energi, Implementasi Kebijakan, Dampak Lingkungan, hingga Transisi Ekonomi. Kami berharap tema ini dapat melahirkan karya-karya jurnalistik yang informatif, mendalam, serta memberikan kontribusi terhadap penguatan literasi publik di sektor energi," ungkap Raja Isyam, Sabtu (11/7/2026).
Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalistik Raja Ali Kelana PWI Riau Tahun 2026, Harry B Koriun, mengatakan, karya yang diikutsertakan harus telah dipublikasikan di media massa pada periode Agustus 2025 hingga 15 Juli 2026.
Untuk kategori karya tulis jurnalistik, peserta diwajibkan mengirimkan naskah dalam format Microsoft Word dengan panjang minimal 1.500 kata serta melampirkan bukti pemuatan dalam bentuk PDF. Lalu, peserta kategori foto jurnalistik wajib mengirimkan file foto berformat JPG dengan resolusi tinggi disertai bukti publikasi dalam format PDF.
''Seluruh karya dikirim melalui surat elektronik pwiriau@gmail.com, dan batas terakhir pengirimannya paling lambat 15 Juli 2026 pukul 23.59 WIB,'' kata Harry mengingatkan.
Harry menjelaskan, panitia telah menyiapkan hadiah bagi para pemenang. Untuk kategori karya tulis jurnalistik, juara pertama akan memperoleh hadiah sebesar Rp7,5 juta, sedangkan lima nominator masing-masing menerima Rp500 ribu.
Adapun kategori foto jurnalistik menyediakan hadiah utama sebesar Rp5 juta, serta lima nominator yang masing-masing akan menerima hadiah Rp500 ribu.
"Selain menjadi ajang kompetisi, lomba ini diharapkan mampu mendorong wartawan menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, berimbang, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dalam memahami dinamika pembangunan energi nasional," kata Harry lagi.
Ia menambahkan, seluruh karya akan dinilai oleh dewan juri secara independen berdasarkan kualitas jurnalistik, kedalaman substansi, akurasi data, orisinalitas, serta kesesuaian dengan tema lomba.
Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 31 Juli 2026. Keputusan dewan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
"Kami mengundang seluruh anggota PWI yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi. Semoga melalui ajang ini lahir karya-karya terbaik yang tidak hanya memenuhi kaidah jurnalistik, tetapi juga memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan nasional," pungkas Harry. ***
