Asops Kasdam XIX Pimpin Pemadaman Karhutla di Teluk Lancar, Kesulitan Karena Lahan Gambut

  • Selasa, 07 April 2026 - 16:28 WIB

KLIKMX.COM, BENGKALIS - Proses pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sekitar 70 hektare di wilayah Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, yang dilakukan tim gabungan mengalami kesulitan. 

Karena kondisi lahan gambut kering yang menyulitkan proses pemadaman. Meskipun begitu, tim gabungan di bawah pimpinan Asisten Operasi (Asops) Kasdam XIX/Tanjungpura, Kolonel Inf Rendra Dwi Ardhani, terus mengintensifkan pemadaman.

Honda Februari 2026

Turut juga hadir di lokasi Dansat Brimob Polda Riau Kombes I Ketut Gede Adi Wibawa sebagai wakil koordinator, serta sejumlah pejabat di antaranya Karoops Polda Riau Kombes Ino Harianto, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr Ersan Saputra, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, serta Dandim Bengkalis Letkol Inf Haris.


“Pemadaman dilakukan secara terpadu oleh Satgas Darat yang melibatkan unsur TNI, Polri, BNPB, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan, serta warga setempat,” kata Kolonel Inf Rendra.

Rendra menyampaikan sinergi lintas sektor yang dilakukan menjadi kunci dalam mengendalikan kebakaran yang terus meluas akibat kondisi lingkungan ekstrem.

Selain pemadaman melalui jalur darat, operasi udara juga dilakukan dengan proses water bombing oleh Satgas Udara yang dipimpin Capt Pilot Arif Budiarto. 


“Upaya ini dilakukan untuk menjangkau titik api yang sulit diakses oleh personel di lapangan.

Kolonel Rendra mengungkapkan, dalam proses pemadaman. Tim gabungan menemui sejumlah kendala, salah satunya kondisi gambut yang kering dan dalam sehingga api membara hingga ke lapisan bawah, keterbatasan sumber air, serta arah angin yang berubah-ubah yang mempercepat penyebaran api.

“Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, upaya pemadaman menunjukkan perkembangan signifikan dan terus dioptimalkan hingga seluruh titik api dapat dikendalikan,” ungkap Rendra.

Sebagai bentuk pencegahan, Rendra juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan meningkatkan kewaspadaan guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.

“Partisipasi aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam mendukung keberhasilan penanggulangan karhutla di Provinsi Riau,” pungkas Rendra. ***



Baca Juga

--ads--