Pecahkan Rekor

Terobosan Haris Belum 100 Hari jadi Direktur, SPR MoU dengan PT KSA dan FMB

  • Jumat, 17 Juli 2026 - 00:06 WIB

KLIKMX.COM, PEKANBARU - Terobosan Dr H Haris Kampay SPd MPd di masa kerjamya yang belum genap 100 hari menjadi Direktur PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) tampaknya patut diapresiasi. 

Ia memecahkan rekor karena SPR melakukan MoU (Memorendum of Understanding) dengan PT KSA (Karya Satria Abadi) pengelolaan sumur idle di wilayah kerja Rokan.

Honda Juni 4

Nota kesepakatan tersebut langsung diteken oleh Direktur SPR Haris Kampay dengan Direktur KSA di Kantor SPR Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Selasa (14/6/2026) kemarin.


Menurut Haris, MoU ini dalam bentuk KSO (Kerja Sama Operasi) dengan PT KSA sebagai pemenang kontrak  sumur idle wilayah kerja Rokan yang didapat KSA.
"MoU sudah kita teken. Dan kalau ini berjalan mudah-mudahan menjadi langkah awal bagi SPR untuk meningkatkan sumbangan kepada PAD (Pendapatan Asli Daerah) Riau dan menciptakan lapangan pekerjaan," kata Haris Kampay.

Anak kedua dari pasangan H Abdullah dan almarhum Hj Fatimah ini, menyebutkan, sebagai tindak lanjut dari MoU, SPR akan melakukan kerja sama dengan pihak ketiga sebagai operator. ''Alhamdulillah, sudah tiga perusahaan yang telah  bersedia menjadi operator. Dan hari ini (Kamis, 16 Juli, red) kita sudah teken MoU dengan  PT Fondasindo Maret Berjaya (FMB) sebagai operator. Yang pasti kita tidak akan bertumpu terhadap APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) dalam menjalankan setiap program yang kita buat," tegas Haris.

Penandatanganan MoU antara SPR dan PT FMB langsung ditandatangani Haris Kampay dan Jonni, Direktur Cabang FMB Wilayah Riau disaksikan Notaris Ira Asiska.


Usai menandatangani nota kesepahaman, SPR dan FMB dipimpin Sekretaris SPR Hariyanto Karim langsung menyaksikan ekspos potensi minyak idle yang akan dikelola di kantor KSA (Karya Satria Abadi di Rumbai, Pekanbaru.

Direktur KSA, Dr Taufik Arakhman menyambut baik atas MoU yang telah disepakati. ''Paling tidak kita bisa mewujudkan target pemerintah untuk mewujudkan 1 juta barel minyak per hari,'' pungkasnya. ***

 



Baca Juga

--ads--