Rotasi Kapolda Riau dari Alumni Akpol 1996 ke 1992
Irjen Arman Dikalungi Bunga, Komjen Herry Dilepas Penuh Haru: Kenangan Berjuang Tidak Kenal Batas
- Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:08 WIB
- Reporter : Bakti
- Redaktur : Armazi Yendra
Komjen Dr H Herry Heryawan SIK MH MHum mengalungi bunga kepada Kapolda Riau yang baru Irjen Arman Achdiat SIK MH, Ahad (11/9/2026).
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Rotasi pucuk kepemimpinan di Polda Riau diwarnai suasana penuh haru dan penghormatan.
Irjen Arman Achdiat SIK MH resmi mengawali tugas sebagai Kapolda Riau, sementara Komjen Dr H Herry Heryawan SIK MH MHum dilepas setelah menuntaskan pengabdiannya sebagai Kapolda Riau dan melanjutkan amanah baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.
Momentum pergantian kepemimpinan tersebut ditandai melalui rangkaian kegiatan Welcome and Farewell Parade di lapangan Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru, Ahad (11/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi Herry Heryawan sekaligus penyambutan bagi Arman Achdiat yang akan melanjutkan kepemimpinan di Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau.
Suasana emosional terasa ketika Herry menyampaikan pesan perpisahan kepada seluruh personel Polda Riau. Ia mengaku tidak mudah meninggalkan institusi yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdiannya.
“Jujur, hari ini adalah salah satu hari yang tidak mudah bagi saya. Ada perasaan yang sulit saya ungkapkan dengan kata-kata ketika harus berdiri di tempat ini, dan menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada pemimpin yang akan melanjutkan perjalanan ini,” ungkap Herry.
Selama memimpin Polda Riau, Herry menyebut berbagai dinamika dan tantangan telah dilalui bersama jajaran. Baginya, pengabdian kepolisian bukan hanya tentang jabatan dan pencapaian, tetapi juga perjuangan, kebersamaan, serta pengorbanan demi masyarakat.
“Jabatan memiliki batas waktu, tetapi kenangan tentang orang-orang yang pernah berjuang bersama saya tidak mengenal batas waktu,” tutur alumni Akpol 1996 itu.
Dalam kesempatan itu, Herry menyampaikan terima kasih kepada Wakapolda, pejabat utama, para perwira, bintara, tamtama, ASN Polri, Bhayangkari, serta seluruh personel yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama menjabat Kapolda Riau. Bagitu juga kepada alim ulama, pemerintah, TNI dan instansi vertikal lainnya, para tokoh dan rekan-rekan media di Riau.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama memimpin terdapat keputusan maupun kebijakan yang belum sepenuhnya memenuhi harapan seluruh personel.
Sementara itu, Kapolda Riau yang baru, Irjen Arman Achdiat, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan berbagai capaian yang telah ditorehkan pendahulunya. Ia menilai program serta tata kelola yang telah dibangun Herry menjadi fondasi penting untuk melanjutkan pelaksanaan tugas kepolisian di Riau.
“Saya apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Kabaharkam atas dedikasi dan legacy yang telah dibangun di Polda Riau. Seluruh anggota harus bangga dengan berbagai prestasi yang telah dicapai,” ujar alumni Akpol 1992 itu.
Arman menegaskan komitmennya untuk meneruskan program-program yang telah berjalan sekaligus memperkuat profesionalisme, dan konsistensi pelaksanaan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia juga mengajak seluruh personel kepolisian, tokoh masyarakat, alim ulama, dan berbagai elemen daerah untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurut Arman, meskipun setiap pemimpin memiliki karakter dan pendekatan berbeda, tujuan utama pengabdian Polri tetap sama, yakni menghadirkan rasa aman, memberikan pelayanan terbaik, serta menjaga kepercayaan masyarakat.
“Kehadiran kami bersama keluarga di Bumi Lancang Kuning ini, dengan segala kerendahan hati, mudah-mudahan dapat memberikan suasana yang baru,” tegasnya.
Selain upacara pelepasan dan penyambutan, rangkaian kegiatan di Mapolda Riau juga diwarnai nuansa budaya Melayu. Arman Achdiat bersama istri disambut melalui prosesi pengalungan bunga, dalam hal dikalungi langsung oleh Komjen Herry. Lalu, penanaman pohon, pertunjukan silat, serta tradisi adat tepuk tepung tawar.
Tradisi tepuk tepung tawar menjadi simbol doa dan harapan agar Kapolda Riau yang baru beserta keluarga diberikan keselamatan, kelancaran, dan keberkahan dalam menjalankan amanah. Prosesi adat tersebut sekaligus menegaskan pentingnya menjaga kearifan lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat Riau.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Riau Brigjen Pol Simson Zet Ringu, para pejabat utama Polda Riau, para Kapolres, perwakilan Pemerintah Provinsi Riau yang diwakili Sekdaprov Riau Dr H Syahrial Abdi AP MSi, serta unsur Lembaga Adat Melayu Riau.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi penanda berakhirnya satu babak pengabdian Herry Heryawan di Polda Riau sekaligus dimulainya perjalanan baru di bawah kepemimpinan Arman Achdiat.
Dengan semangat kebersamaan dan kesinambungan program, Irjen Arman berharap Polda Riau semakin solid dalam menjaga keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. ***

