Bahaya Caffeine Crash saat Berkendara, Ini Solusi Cari Aman dari Honda Capella 

  • Sabtu, 26 September 2026 - 10:08 WIB

KLIKMX.COM, KAMPAR - Rasa kantuk mendadak yang menyerang pengendara sepeda motor kerap menjadi pemicu utama fenomena microsleep (tertidur singkat) di jalan raya. Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas, pemahaman mendalam mengenai mekanisme tubuh serta penanganan kantuk yang tepat menjadi kunci utama agar pengendara selamat sampai tujuan. 

PT. Capella Dinamik Nusantara atau Capella Honda, selaku Main Dealer sepeda motor Honda Riau berkomitmen memberikan edukasi #Cari_aman berkendara dan menjadi pelopor keselamatan berkendara untuk menjaga dan mengurangi kecelakaan yang diakibatkan oleh pengendara sepeda motor.

Honda Juni 4

Secara biologis, rasa kantuk dipicu oleh penumpukan senyawa adenosin di otak. Semakin lama seseorang beraktivitas, konsentrasi adenosin meningkat dan menempel pada reseptor sel otak sebagai sinyal bahwa tubuh membutuhkan tidur. Banyak pengendara mengandalkan kopi untuk mengatasinya. Namun, apakah kafein benar-benar menghilangkan kantuk?


Kafein tidak menghancurkan adenosin, melainkan bekerja memblokir reseptor otak karena memiliki struktur molekul yang mirip. Ketika efek kafein habis dalam kurun waktu 3 hingga 5 jam, penumpukan adenosin akan menempel secara bersamaan pada reseptor. Hal ini memicu efek caffeine crash, yaitu rasa kantuk dahsyat yang datang secara mendadak.

Panduan cari aman saat mengantuk di jalan, Instruktur Safety Riding Capella Honda Riau, Rama Dhandyano membagikan sejumlah langkah preventif bagi para pengendara sebagai berikut : 

1. Istirahat Singkat (Power Nap): Segera menepi di area aman (SPBU, minimarket, atau rest area). Tidur singkat selama 15–20 menit merupakan satu-satunya cara biologis efektif untuk membersihkan adenosin dari otak.
2. Penerapan Coffee Nap: Minum kopi lalu segera tidur selama 15–20 menit. Saat terbangun, kafein mulai bekerja memblokir reseptor tepat ketika kadar adenosin telah berkurang akibat tidur singkat.
3. Menjaga Hidrasi dan Ventilasi: Dehidrasi mempercepat kelelahan otak. Konsumsi air putih yang cukup dan buka sedikit visor helm untuk menjaga sirkulasi udara segar.
4. Peregangan Ringan. Segera turun dari sepeda motor dan lakukan gerak tubuh selama 2–3 menit guna memperlancar aliran darah serta oksigen ke otak.


Rama juga mengingatkan, tidak ada fitur keselamatan kendaraan atau kafein dosis tinggi yang bisa menggantikan fungsi tidur. 

"Selalu prioritaskan istirahat agar perjalanan tetap aman dan menyenangkan," ujar Rama saat ditemui di Safety Riding Center Capella Honda Jalan Garuda Sakti KM 11, Kampar, Sabtu (26/9/2026).

“Selalu #Cari_aman biar happy di jalan, karena keluarga menunggu di rumah” pingkas Rama.***



Baca Juga

--ads--